Jemaah Haji DIY Diminta Doakan Kesejahteraan Masyarakat

  • 07 Mei 2025 09:42 WIB
  •  Yogyakarta

KBRN, Yogyakarta: Wakil Gubernur DIY KGPAA Paku Alam X menghadiri acara Pamitan Calon Jemaah Haji DIY di Bangsal Kepatihan, Yogyakarta, Selasa (6/5/2025). Dalam acara ini KGPAA Paku Alam X meminta seluruh jemaah haji untuk bersyukur dan mempersiapkan diri sebaik-baiknya, karena ibadah haji adalah panggilan suci yang tidak semua umat Islam dapatkan.

Demikian salah satu isi sambutan Gubernur DIY Hamengku Buwono X yang dibacakan Wakil Gubernur DIY KGPAA Paku Alam X pada Pamitan Calon Jemaah Haji DIY di Bangsal Kepatihan, Yogyakarta.

“Persiapkan diri sebaik-baiknya secara fisik, mental, maupun spiritual. Semoga perjalanan ibadah ini mendapatkan kemudahan, kelancaran dan keselamatan dari berangkat hingga kembali ke Tanah Air,” ucapnya.

Ia juga meminta segenap jemaah untuk senantiasa mengatur waktu ibadah dan istirahat dengan bijak, menjaga asupan cairan, dan mengikuti arahan petugas demi kelancaran ibadah. Gubernur juga meminta seluruh jemaah untuk mendoakan keselamatan dan kemajuan bangsa, serta kesejahteraan masyarakat DIY.

Sebelumnya, Kakanwil Kemenag DIY Ahmad Bahiej melaporkan, jumlah jemaah haji DIY pada tahun ini sebanyak 3.202 orang. “Dengan rincian 3.184 jemaah ditambah 18 petugas haji daerah. Dari jumlah tersebut, dua orang jemaah mutasi keluar DIY,” tuturnya.

Rincian jemaah haji DIY yakni 448 orang berasal dari kota Yogyakarta, 923 orang dari Bantul, 1.208 orang dari Sleman, 273 orang dari Gunungkidul, dan 332 orang dari Kulon Progo.

“Pada tahun ini jemaah haji paling sepuh atas nama Sigit Wasono berusia 92 tahun 3 bulan, warga Kemantren Kraton, Kota Yogyakarta. Sedang jemaah termuda adalah Muhammad Fauzan Hibrizi yang berusia 18 tahun 4 bulan, warga Sabdodadi, Bantul,” kata Bahiej.

Jemaah haji DIY terbagi dalam 9 Kelompok Terbang (Kloter) Embarkasi SOC/Solo, yakni Kloter 63 hingga 71-SOC dan ditambah 21 jemaah asal Bantul yang akan tergabung dengan jemaah kloter 62-SOC. Mereka akan masuk Asrama Haji Donohudan mulai 19 Mei hingga 22 Mei 2025 mendatang.

“Khusus kepada Bapak Gubernur kami haturkan terima kasih atas perkenan Ngarsa Dalem mengirim surat usulan kepada Menteri Agama RI agar mempertimbangkan pendirian Embarkasi DIY di Kulon Progo. Mohon doa restu dari Bapak Gubernur, Wakil Gubernur, dan segenap jajaran serta seluruh jemaah haji agar rencana tersebut dapat terwujud pada tahun depan, sehingga kita dapat lebih optimal melayani jemaah haji,” ujar Ahmad Bahiej. (ajeng/semi/par)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....