Video Remaja Diamuk Warga di Jalan Samas Viral, 13 Orang Diamankan
- 05 Okt 2026 05:43 WIB
- Yogyakarta
RRI.CO.ID, Bantul – Unggahan video berupa sejumlah remaja yang menjadi sasaran amuk warga karena diduga sebagai pelaku kejahatan jalanan atau klitih sempat viral di media sosial. Dalam video tersebut, lokasi kejadian disebutkan berada di kawasan Jalan Samas, Sanden, Bantul.
“Hallo min, lapor sekitar jam 17:42 ada ribut” ga tau penyebabnya apa dijalan samas Sanden Bantul mohon akun syaa jangan ditampilkan ya min terimakasih,” tulis akun Instagram @merapi_uncover.
Kasi Humas Polres Bantul, Iptu Rita Hidayanto saat dimintai konfirmasi membenarkan peristiwa tersebut. Pihaknya pun sudah mengamankan 13 remaja yang berkaitan dengan video yang ramai diperbincangkan di jagat maya itu.
“Benar, ada 13 remaja yang telah diamankan terkait peristiwa tersebut. Mereka diamankan oleh petugas dari Polsek Kretek, Polsek Sanden, dan Polsek Pleret,” ucapnya, Minggu, 4 Oktober 2026.
Saat ini, belasan pemuda itu sudah dibawa ke Mapolres Bantul untuk pemeriksaan lebih lanjut. Langkah tersebut dilakukan untuk mendalami apa yang sebenarnya terjadi dalam unggahan itu.
“Saat ini seluruhnya sudah berada di Satreskrim Polres Bantul. Mereka masih menjalani pemeriksaan untuk penanganan lebih lanjut,” ujarnya.
Menurutnya, proses pemeriksaan masih diperlukan untuk mengetahui secara jelas keterlibatan masing-masing remaja dalam peristiwa tersebut. Karena itu, pihaknya meminta masyarakat tidak terburu-buru menyimpulkan informasi yang beredar di media sosial.
“Kami masih melakukan pendalaman terhadap peristiwa ini. Untuk itu, kami mengimbau masyarakat agar tidak berspekulasi dan menunggu informasi resmi dari kepolisian,” katanya.
Selain itu, Kasi Humas juga mengimbau masyarakat agar bijak dalam menyikapi maupun menyebarkan video yang viral tersebut. Menurutnya, informasi yang beredar di media sosial perlu disikapi secara hati-hati agar tidak menimbulkan kesalahpahaman.
“Kami berharap masyarakat bisa menahan diri dan tidak menyebarkan informasi yang belum jelas kebenarannya. Percayakan penanganan peristiwa ini kepada pihak kepolisian,” ucapnya menambahkan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....