Jual Miras di Pinggir Jalan, Lima Pria Diamankan Polsek Pleret
- 22 Sep 2026 16:38 WIB
- Yogyakarta
RRI.CO.ID, Bantul – Lima orang pria dibekuk polisi karena kedapatan menjual minuman keras (miras) di Jalan Sultan Agung, Wonokromo, Pleret, Bantul. Dari tangan mereka, petugas berhasil menyita barang bukti sebanyak 108 botol miras jenis ciu.
Kasi Humas Polres Bantul, Iptu Rita Hidayanto, menyatakan bahwa penindakan itu dilakukan pada Minggu, 20 September 2026. Saat itu, anggota Polsek Pleret tengah melakukan patroli pengamanan di sebuah kegiatan klub motor.
“Ketika melaksanakan patroli, petugas mendapat informasi dari masyarakat bahwa ada aktivitas jual beli minuman keras di pinggir jalan. Petugas kemudian mendatangi TKP dan menemukan sebuah mobil yang diduga digunakan untuk menyimpan serta menjual miras,” ucapnya, Selasa, 22 September 2026.
Adapun mobil yang ditemukan yakni Daihatsu Gran Max warna hitam dengan nomor polisi R 1162 NC. Dari dalam kendaraan itu, petugas mendapati barang bukti berupa miras jenis ciu dengan dua ukuran.
“Ada ciu ukuran 1,5 liter sebanyak tiga dus. Masing-masing dus berisi 12 botol. Lalu ada juga ciu ukuran 600 mililiter sebanyak tiga dus, satu dusnya berisi 24 botol. Jadi, totalnya ada 108 botol,” ujarnya.
Selain itu, petugas juga mengamankan lima orang yang diduga menjadi pemilik sekaligus penjual dari miras tersebut. Seluruh barang bukti dan pelaku kemudian dibawa ke Mapolsek Pleret untuk proses hukum lebih lanjut.
“Kelima orang tersebut diketahui berasal dari wilayah Purbalingga, Jawa Tengah,” katanya.
Dari hasil pemeriksaan awal, ciu ukuran 1,5 liter disebut diperoleh dari pemasok di Solo dengan harga Rp250 ribu per dus dan dijual kembali Rp60 ribu per botol. Sementara ciu ukuran 600 mililiter dibeli seharga Rp300 ribu per dus dan dijual kembali Rp20 ribu per botol.
“Polsek Pleret masih melakukan pemeriksaan lebih lanjut terhadap lima orang yang diamankan beserta barang bukti untuk menentukan proses hukum selanjutnya,” ucapnya menambahkan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....