UMKM Perlu Mengenal Literasi Keuangan Syariah

  • 25 Mei 2026 10:08 WIB
  •  Yogyakarta

RRI.CO.ID, Yogyakarta – Jajanan pasar sebagai salah satu kuliner lokal di Yogyakarta, mampu menghidupkan sektor ekonomi masyarakat kecil. Sebagai kuliner lokal, jajanan pasar memiliki dinamika operasional yang tinggi dan persaingan pasar kompetitif.

Namun, kuliner lokal sebagai bagian dari UMKM, butuh dukungan agar bisa bertahan dan berkembang. Maka, UMY dan BPR Syariah Bangun Drajat Warga, berkolaborasi menyusun strategi penguatan permodalan dan operasional usaha bagi pelaku kuliner lokal.

Dosen pengabdi UMY, Syarif As’ad turut memberikan pendampingan intensif kepada salah satu UMKM kuliner lokal. Yaitu usaha katering dan jajanan pasar milik Santika Wati (Murtini), yang merupakan usaha keluarga dan telah berjalan secara turun-temurun.

Tim pengabdian UMY juga melakukan observasi lapangan, untuk memetakan kondisi operasional usaha secara menyeluruh. Mulai dari kesiapan dapur produksi, higienitas pengolahan bahan baku, hingga tata kelola keuangan usaha.

”Pendampingan yang kami lakukan hingga akhir Mei ini kami fokuskan pada pengembangan usaha kuliner secara menyeluruh,” katanya, Senin, 25 Mei 2026. ”Kami melakukan upaya efisiensi pada penataan skema biaya produksi katering.”

Sehingga diharapkan, usaha katering dan jajanan pasar milik Santika Wati, bisa lebih kompetitif menghadapi persaingan usaha. Termasuk melakukan penguatan pemasaran daring, serta membenahi manajemen pelayanan operasionalnya.

Selain penguatan aspek bisnis, kolaborasi bersama BPRS BDW juga menitikberatkan pada pengembangan spiritualitas bisnis dan literasi keuangan syariah bagi pelaku usaha. Sehingga pertumbuhan usaha bisa lebih berkah dan berkelanjutan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....