Gelar Undian Tabungan, Bank Kulon Progo Ingin Kuatkan Sektor UMKM

  • 10 Jun 2026 14:00 WIB
  •  Yogyakarta

RRI.CO.ID, KULON PROGO — PT BPR Bank Kulon Progo (Perseroda) menggelar penarikan undian Tabungan Piranti Binangun Manunggal di Ruang Yudhistira, Kantor Pusat Bank Kulon Progo, Rabu (10/6/2026). Selain sebagai bentuk apresiasi kepada nasabah setia, acara ini juga menjadi ajang refleksi penguatan ekonomi daerah melalui optimalisasi sektor Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) serta literasi keuangan sejak dini.

Adapun pemenang undian utama Daihatsu New Ayla, diperoleh oleh Sekda Kulon Progo, Triyono.

Dalam sambutannya, Direktur Utama Bank Kulon Progo, Joko Purnomo, menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam atas kepercayaan masyarakat. Di tengah situasi ekonomi yang dinilai cukup menantang bagi sebagian pelaku usaha, ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk tetap optimistis.

"Kami memahami keadaan di luar saat ini sedang sulit dan mungkin sedang dialami oleh Bapak Ibu sekalian. Namun, harapan kita semua harus tetap semangat agar UMKM tetap tumbuh dan membawa keberkahan rezeki. Kepercayaan Bapak Ibu sekalian adalah amanah yang membawa Bank Kulon Progo tetap berkembang stabil," ujar.

Joko menjelaskan, ditengah situasi saat ini, capaian kinerja keuangan Bank Kulon Progo sangat solid . Tercatat, total aset bank milik daerah tersebut telah mencapai kisaran Rp666 miliar. Komitmen dalam menyalurkan pembiayaan ditunjukkan dengan angka kredit yang dikucurkan kepada masyarakat sebesar Rp415 miliar. Sementara dari sisi penghimpunan dana, tabungan masyarakat yang berhasil dihimpun mencapai Rp 409 miliar dan deposito sebesar Rp171 miliar.

Sektor yang paling membanggakan, menurut Joko, datang dari produk simpanan pelajar (Simpel). Bank Kulon Progo berhasil menduduki posisi tiga besar terbaik di tingkat nasional untuk kategori BPR, dengan total 34.500 siswa yang terdaftar dan akumulasi tabungan mencapai kurang lebih Rp25 miliar.

"Di tengah keterbatasan saat ini, semangat anak-anak kita dari tingkat PAUD, TK, SD, SMP, hingga SMA/SMK untuk menabung menjadi optimisme baru. Tabungan Simpel ini sangat inklusif, diawali dari nominal kecil seperti Rp3.000, Rp5.000, hingga Rp24.500. Ini capaian yang sangat membanggakan," ujarnya.

Dalam rangka mendukung roda perekonomian, Bank Kulon Progo menawarkan berbagai variasi produk pembiayaan yang kompetitif untuk berbagai segmen masyarakat, antara lain, Super KerisKu yakni Kredit dengan bunga setara KUR Nasional, yakni sebesar 6% per tahun (atau kisaran 0,5% per bulan). Selain itu juga tersedia Kredit Kelayakan Kontraktor yang memberikan Solusi permodalan bagi kontraktor. Juga ada Kredit Madani yang menyasar sektor usaha menengah hingga besar.

Kredit Piranti yakni Kredit yang diperuntukkan bagi ASN, Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K), P3K Paruh Waktu, maupun wiraswasta yang menyalurkan sistem penggajiannya melalui Bank Kulon Progo. Serta Kredit Pamong yang merupakan pembiayaan khusus untuk mendukung kebutuhan para perangkat kalurahan.

Joko Purnomo menekankan pentingnya membangun ekosistem keuangan yang sehat serta mengimbau para nasabah kredit untuk senantiasa menjaga integritas dan reputasi keuangan mereka. Ia mengingatkan bahwa seluruh lembaga jasa keuangan saat ini telah terintegrasi secara ketat melalui Sistem Layanan Informasi Keuangan (SLIK) yang dikelola oleh otoritas terkait.

"Sekecil apa pun kredit bermasalah di lembaga keuangan mana pun, pasti akan terlacak dan akan menyulitkan nasabah di kemudian hari saat ingin mengajukan pinjaman kembali. Jika nasabah mengalami kendala atau kesulitan keuangan, kami terbuka untuk berkomunikasi, baik melalui restrukturisasi, perpanjangan jangka waktu, maupun penyesuaian nominal pinjaman agar reputasi keuangan Bapak Ibu tetap terjaga dengan baik," jelasnya.

Komisaris Utama Bank Kulon Progo, Arif Prastowo, menyampaikan apresiasi kepada jajaran manajemen, nasabah, dan seluruh pihak yang telah berkontribusi bagi perkembangan Bank Kulon Progo.

“Saya ingin menyampaikan bahwa keberadaan bank ini, baik dari jajaran manajemen, nasabah, maupun seluruh pihak yang terlibat, sangat berarti bagi perkembangan bank ini. Saya mengucapkan terima kasih kepada Bapak dan Ibu para nasabah. Kepercayaan Anda merupakan bagian yang sangat kuat untuk pertumbuhan bank ini di masa depan,” ujarnya.

Arif mendorong Bank Kulon Progo terus menjadi Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) harus tumbuh menjadi bank yang sehat.

“Kita semua harus memastikan Bank Kulon Progo harus tumbuh menjadi BUMD yang sehat. Sebab, yang menjadi perhatian kita bukan hanya pendapatan dan keuntungan bagi pemerintah daerah, tetapi juga kesejahteraan masyarakat atau warga Kabupaten Kulon Progo,” jelasnya.

Menurut Arif, fokus utama BPR adalah mendorong pertumbuhan UMKM. Ia juga meminta seluruh direksi dan karyawan untuk memperkuat tanggung jawab demi pertumbuhan dan kesehatan bank.

“Dalam kesempatan yang ini, saya berharap kepada seluruh jajaran direksi dan karyawan agar kita semakin meningkatkan dan menguatkan tanggung jawab demi pertumbuhan serta kesehatan bank ini,” ujarnya.

Arif juga mengucapkan selamat kepada nasabah yang beruntung mendapatkan hadiah dan berpesan kepada yang belum beruntung untuk tetap bersabar.

"Bagi yang belum beruntung, tetaplah bersabar dan terus tingkatkan saldo,” ujarnya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....