Program GREBEK UMKM#5 Pacu Pelaku Usaha Yogyakarta Masuk Pasar Digital
- 12 Mei 2026 18:17 WIB
- Yogyakarta
RRI.CO.ID, Gunungkidul - PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Yogyakarta menyelenggarakan program inkubasi bisnis digital GREBEK UMKM#5 di Rumah BUMN Gunungkidul untuk memperkuat ekonomi kerakyatan melalui transformasi digital pada Senin, 11 Mei 2026. Program ini merupakan langkah strategis untuk meningkatkan kapasitas Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) agar mampu bersaing di pasar modern.
Rangkaian kegiatan telah dimulai sejak proses kurasi terhadap 20 pelaku Usaha Mikro dan Kecil (UMK) pada tanggal 23 April 2026 lalu. Para peserta program ini berasal dari berbagai daerah, meliputi Kabupaten Gunungkidul, Bantul, perbatasan Kulon Progo, hingga Kabupaten Klaten.
Selama masa inkubasi, para pelaku usaha mendapatkan pelatihan intensif yang dilaksanakan rutin setiap hari Kamis hingga bulan Juni 2026 mendatang. Pelatihan tersebut mencakup strategi bisnis di era digital serta pendampingan langsung untuk memastikan materi dapat diterapkan pada masing-masing unit usaha.
Materi yang diberikan kepada peserta meliputi optimalisasi media sosial Instagram, teknik penulisan iklan atau copywriting, hingga pemanfaatan Google Bisnis. Selain itu, para peserta juga dibekali kemampuan pengoptimalan mesin pencari atau Search Engine Optimization (SEO) untuk meningkatkan visibilitas produk.
General Manager PLN UID Yogyakarta, Deri Prasetio Utomo, menyatakan bahwa transformasi digital menjadi kebutuhan penting bagi pelaku UMKM agar mampu bertahan di tengah dinamika pasar. Kehadiran PLN melalui program ini bertujuan untuk mendorong pelaku usaha agar memiliki daya saing yang lebih kuat.
“Melalui Rumah BUMN Gunungkidul dan program GREBEK UMKM#5, PLN UID Yogyakarta ingin mendorong UMKM naik kelas, memiliki daya saing yang lebih kuat, serta mampu memperluas pasar melalui pemanfaatan teknologi digital,” kata Deri.
| Baca juga: Pelaku UMKM Wajib Pahami Prosedur Ijin Usaha |
Ia juga berharap program ini dapat melahirkan pengusaha yang adaptif dan inovatif sehingga mampu menciptakan dampak ekonomi yang berkelanjutan bagi masyarakat. PLN berkomitmen untuk terus hadir sebagai penggerak pemberdayaan ekonomi masyarakat di luar penyediaan layanan kelistrikan.
Manager Rumah BUMN Gunungkidul, Atikka Rismawati, memberikan apresiasi atas dukungan penuh yang diberikan oleh PLN dalam pengembangan kapasitas pelaku usaha lokal. Menurutnya, Rumah BUMN memiliki peran penting sebagai ruang kolaborasi dan penguatan jejaring antar pelaku usaha di wilayah tersebut.
“Kami berharap program ini dapat mencetak pengusaha yang melek teknologi dan mampu berkembang secara berkelanjutan,” ujar Atikka.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....