AEPI DIY Dorong Wisata Kreatif Berbasis Ecoprint

  • 08 Mei 2026 17:15 WIB
  •  Yogyakarta

RRI.CO.ID, Yogyakarta - Asosiasi Ecoprint Indonesia Daerah Istimewa Yogyakarta (AEPI DIY) terus mendorong pengembangan wisata kreatif berbasis ecoprint di Yogyakarta. Melalui pembukaan galeri baru, komunitas tersebut ingin menghadirkan pengalaman berbeda bagi wisatawan dan pecinta produk ramah lingkungan.

Kepala Dinas PerinkopUKM Kota Yogyakarta, Tri Karyadi Riyanto Raharjo menyampaikan bahwa tren wisata saat ini tidak lagi sekadar membeli produk, melainkan mencari pengalaman yang berkesan. “Sekarang orang membeli pengalaman, bukan hanya membeli barang,” ujarnya saat ditemui Kamis, 7 Mei 2026. Menurutnya, wisatawan akan diajak memahami proses pembuatan ecoprint hingga filosofi motif yang digunakan dalam setiap karya.

Ketua Ketua Asosiasi Ecoprint Indonesia Daerah Istimewa Yogyakarta (AEPI DIY), Vipia Yanuachandra menambahkan bahwa komunitas ecoprint di Yogyakarta telah berkembang sejak 2020. Pengalaman para anggota selama bertahun-tahun menjadi modal utama dalam memperkenalkan ecoprint kepada masyarakat luas.

“Kami berharap industri ecoprint bisa mendunia dan dicintai generasi muda,” katanya. Ia menyebut ecoprint kini berkembang pada berbagai media seperti kain, kulit, keramik hingga kertas.

Pemilik galeri, Belly Angling Contessa Murni Susilowati yang akrab dipanggil Cik Belly mengaku optimistis terhadap prospek industri ecoprint. Menurutnya, minat masyarakat terhadap produk berbahan alami terus meningkat dalam beberapa tahun terakhir.

“Ecoprint itu ramah lingkungan dan motifnya sangat unik, sehingga punya daya tarik tersendiri,” ucapnya. Ia menilai produk ecoprint memiliki peluang besar untuk menembus pasar internasional.

Galeri tersebut saat ini menjadi tempat berkumpulnya karya para perajin lokal yang telah melalui proses kurasi. Produk yang dipajang tidak hanya menonjolkan nilai estetika, tetapi juga kualitas dan keberlanjutan lingkungan.

Melalui pengembangan wisata kreatif berbasis ecoprint, Yogyakarta diharapkan semakin dikenal sebagai kota yang mampu menggabungkan budaya, kreativitas, dan kepedulian terhadap lingkungan dalam satu ekosistem industri kreatif.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....