Bank Indonesia: Inflasi DIY Masih Terkendali
- 04 Jul 2026 18:36 WIB
- Yogyakarta
RRI.CO.ID, Yogyakarta – Kantor Perwakilan Bank Indonesia DIY melihat, inflasi bulanan DIY sebesar 2,91 persen pada Juni 2026, lebih tinggi dari inflasi tahunan 2,77 persen pada Mei 2026. Secara umum, inflasi bulanan sesuai data BPS DIY, dipicu dari beberapa kelompok pengeluaran.
Kepala Perwakilan Bank Indonesia DIY, Sri Darmadi Sudibyo menyebut kelompok transportasi, yang memiliki andil terhadap inflasi bulanan sebesar 0,31 persen. Terutama berasal dari kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) dengan andil sekitar 0,24 persen.
”Hal ini seiring penyesuaian harga BBM non subsidi jenis Pertamax, dari harga Rp 12.300 per liter menjadi Rp 16.250 per liter,” ucapnya melalui siaran pers tertulis, Sabtu, 4 Juli 2026. ”Selain BBM, juga tarif kereta api, harga minyak pelumas dan tiket pesawat.”
Kenaikan harga dan tarif pada kelompok transportasi, dipengaruhi fluktuasi harga minyak global dan avtur. Kondisi ini menurut Sri Darmadi, sejalan dengan dinamika geopolitik di kawasan Timur-Tengah, yang hingga kini masih terus berlanjut.
Sementara itu, pada kelompok makanan, minuman dan tembakau, relatif tidak mengalami kenaikan harga secara bulanan pada bulan Juni 2026. Namun, dinamika harga antar komoditas pada kelompok tersebut terpantau cukup beragam.
”Beberapa komoditas sangat dominan memberikan andil inflasi bulanan,” ujarnya. ”Antara lain bawang merah sebesar 0,04 persen, bawang putih 0,04 persen dan wortel 0,03 persen.”
Di satu sisi, tekanan inflasi dari sejumlah komoditas tertahan oleh penurunan harga sejumlah komoditas lainnya. Antara lain daging ayam ras yang mengalami deflasi 0,03 persen, kemudian cabai rawit, sawi hijau dan terong yang masing-masing deflasi 0,02 persen.
Kemudian, deflasi juga terjadi pada kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya sebesar 0,03 persen. Deflasi pada kelompok ini dipengaruhi turunnya harga emas perhiasan 0,03 persen, seiring dengan terjadinya pelemahan harga emas global.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....