Inflasi Bulanan DIY Sebesar 0,15 Persen

  • 08 Jun 2026 21:47 WIB
  •  Yogyakarta

RRI.CO.ID, Yogyakarta - Badan Pusat Statistik (BPS) DIY mencatat, terjadi inflasi bulanan sebesar 0,15 persen pada Mei 2026. Dengan perkembangan itu, inflasi tahun kalender dari bulan Januari–Mei 2026 mencapai sekitar 1,22 persen.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala BPS DIY, Endang Tri Wahyuningsih menyebut sejumlah faktor, yang mempengaruhi inflasi bulanan pada Mei 2026. Terutama didorong kenaikan harga pada kelompok transportasi yang memiliki andil 0,11 persen.

Kemudian kenaikan tarif angkutan udara, menjadi komoditas utama yang memengaruhi kelompok tersebut. Selain itu, kenaikan harga bahan bakar rumah tangga, cabai merah, cabai rawit, dan minyak goreng turut memberikan kontribusi terhadap inflasi bulan Mei.

”Kelompok pengeluaran, kelompok transportasi mengalami inflasi tertinggi sebesar 0,86 persen,” ucapnya melalui siaran pers tertulis, Senin, 8 Juni 2026. ”Kelompok perumahan, air, listrik, dan bahan bakar rumah tangga mengalami inflasi 0,33 persen.”

Sementara itu, kelompok informasi, komunikasi, dan jasa keuangan mengalami inflasi sebesar 0,43 persen. Di sisi lain, kelompok makanan, minuman, dan tembakau mengalami deflasi sebesar 0,21 persen sehingga menahan laju inflasi yang lebih tinggi.

Beberapa komoditas yang memberikan andil deflasi terbesar antara lain telur ayam ras, emas perhiasan, bayam, kelapa, dan komoditas daging ayam ras. Secara tahunan, inflasi DIY sebesar 2,77 persen masih menunjukkan kondisi harga yang relatif terkendali.

”Penyumbang utama inflasi tahunan dari kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya sekitar 1,03 persen,” katanya. ”Emas perhiasan menjadi faktor dominan pada kelompok ini, selain itu, kelompok makanan, minuman, dan tembakau menyumbang inflasi 0,89 persen.”

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....