Harga Pertamax Pengaruhi Inflasi Bulanan DIY

  • 02 Jul 2026 12:35 WIB
  •  Yogyakarta

RRI.CO.ID, Yogyakarta – Kelompok transportasi di DIY, menjadi penyumbang inflasi bulanan tertinggi pada Juni 2026. Kisarannya sebesar 2,43 persen, dengan andil sebesar 0,31 persen terhadap inflasi daerah secara umum.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) DIY, Endang Tri Wahyuningsih menyebut kelompok transportasi menjadi satu dari 11 kelompok pengeluaran yang dipantau. Inflasi kelompok ini, akibat pengaruh harga energi.

”Komoditas utama penyumbang inflasi pada kelompok ini adalah bensin,” katanya melalui siaran pers tertulis, Kamis, 2 Juli 2026. ”Seiring penyesuaian harga BBM Pertamax.”

Sedangkan kelompok rekreasi, olahraga, dan budaya, juga memicu inflasi 0,48 persen dengan andil 0,02 persen. Kemudian, inflasi dari kelompok perlengkapan, peralatan, dan pemeliharaan rutin rumah tangga 0,47 persen dengan andil 0,02 persen.

Sementara itu, satu-satunya kelompok yang mengalami deflasi adalah kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya. Kisaran deflasinya sebesar 0,35 persen dan andil -0,02 persen, dan turut menahan laju inflasi umum bulan ini.

Untuk Inflasi Tahunan di DIY, tembus 2,91 Persen dengan komoditas emas perhiasan sebagai pendorong utamanya. Namun, sumber inflasi tahunan yang tertinggi, justru dari kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya.

”Kisaran 14,71 persen, dengan andil 0,98 persen,” ucapnya. ”Komoditas utamanya adalah emas perhiasan, sejalan dengan tren kenaikan harga emas secara global.”

Komoditas lain pemicu inflasi tahunan adalah kelompok makanan, minuman dan tembakau. Dengan besaran inflasi 2,54 persen dan andil 0,72 persen, terutama dipicu harga sejumlah bahan pokok seperti beras dan minyak goreng.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....