Kolaborasi Kemenkeu Dorong Literasi Investasi SBN
- 01 Agt 2025 15:18 WIB
- Yogyakarta
KBRN, Sleman: Kolaborasi strategis Kemenkeu Satu antara Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko (DJPPR) melalui Direktorat Surat Utang Negara (SUN) dengan Direktorat Jenderal Pajak (DJP) melalui Kantor Wilayah DJP DIY sukses menggelar kegiatan Edukasi dan Sosialisasi Peran Pembiayaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) dan Literasi Investasi Surat Berharga Negara (SBN) Ritel pada Jumat (1/8/2025).
Acara yang dilaksanakan di Aula Yudistira Lantai 7, Gedung Kantor Wilayah DJP Yogyakarta ini, diikuti oleh perwakilan Bank Indonesia, Otoritas Jasa Keuangan, Lembaga Penjamin Simpanan, Bursa Efek Indonesia, dan Kantor Vertikal Kementerian Keuangan di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta.
Kepala Kantor Wilayah DJP DIY Erna Sulistyowati, membuka acara dengan menyampaikan welcoming speech mengenai perkembangan pelaksanaan APBN 2025 yang tetap terjaga sehat dan kredibel di tengah ketidakpastian global termasuk realisasi pembiayaan APBN.
“Pentingnya pengetahuan yang lebih baik tentang peran pembiayaan APBN dan manfaat investasi di SBN, masyarakat diharapkan dapat lebih aktif berkontribusi dalam mendukung pembiayaan pembangunan nasional.”, ujar Erna.
Selanjutnya, Analis Keuangan Negara Ahli Madya Direktorat SUN Chandra A.S. Wibowo, menyampaikan keynote speech yang menekankan pentingnya peran APBN sebagai salah satu alat untuk mencapai tujuan pembangunan, di mana salah unsur penting dari APBN adalah pembiayaan.
“Pembiayaan utang dilakukan secara hati-hati, fleksibel, dan oportunistik namun tetap terukur, dengan mempertimbangkan secara cermat waktu penerbitan, jumlah, instrumen, dan komposisi mata uang,” kata Chandra.
Sesi pemaparan materi dipandu oleh Analis Keuangan Negara Ahli Muda Direktorat SUN, Rena Mustika Tresna selaku moderator. Materi disampaikan oleh Kepala Seksi Program dan Sistem Kerja Direktorat SUN, Yoesman A. Setyawan, yang memaparkan mengenai perencanaan keuangan dan investasi.
Lebih lanjut Yoesman menjelaskan mengenai proses perencanaan keuangan dan pengelolaan keuangan yang baik, serta bagaimana memilih instrumen investasi yang tepat untuk mencapai tujuan keuangan. Selanjutnya, Yoesman mengulas tentang salah satu seri SBN ritel yaitu Savings Bond Ritel seri 014 (SBR014) yang tengah dalam periode masa penawaran yang dapat digunakan sebagai salah satu pilihan investasi yang aman, mudah, dan menguntungkan.
Kegiatan ini diharapkan meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai peran Pembiayaan APBN dan literasi investasi SBN ritel, khususnya SBR014 di Yogyakarta dan sekitarnya serta mengajak seluruh peserta untuk berperan dalam investasi guna mendukung pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan di Indonesia. (wulan/aan/atang)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....