Pendaftaran Merek, Bangun Kepercayaan Konsumen dan Investasi Jangka Panjang
- 15 Jan 2026 23:47 WIB
- Yogyakarta
RRI.CO.ID, Yogyakarta: Kesadaran pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Yogyakarta terhadap pentingnya pendaftaran merek terus meningkat. Bagi masyarakat pelaku usaha, pendaftaran merek kini tidak lagi dipandang sebagai hal rumit, melainkan sebagai kebutuhan penting untuk melindungi identitas usaha sekaligus meningkatkan kepercayaan konsumen.
Sejumlah pelaku UMKM mengaku merasakan manfaat nyata setelah mendaftarkan merek usahanya. Dengan memiliki merek terdaftar, pelaku usaha merasa lebih tenang dalam menjalankan bisnis karena memiliki kepastian hukum atas nama dan logo yang digunakan. Hal ini dinilai sangat penting di tengah persaingan usaha yang semakin ketat.
“Sekarang usaha saya punya identitas yang jelas dan diakui negara. Konsumen juga lebih percaya karena mereknya resmi,” ucap Agus seorang pelaku UMKM kuliner di Kota Yogyakarta.
Menurutnya, pendaftaran merek membuat usahanya lebih siap berkembang, termasuk saat menjalin kerja sama atau memperluas pemasaran.
Masyarakat juga menilai peran Kantor Wilayah Kementerian Hukum (Kanwil Kemenkum) DIY sangat membantu dalam memberikan pendampingan dan sosialisasi terkait pendaftaran merek. Informasi yang disampaikan dengan bahasa sederhana membuat pelaku UMKM yang sebelumnya awam hukum menjadi lebih memahami pentingnya perlindungan Kekayaan Intelektual.
Kepala Kanwil Kemenkum DIY Agung Rektono Seto mengungkapkan, pendaftaran merek merupakan langkah strategis untuk melindungi karya dan usaha masyarakat. Menurutnya, merek bukan sekadar nama, tetapi aset berharga yang memiliki nilai ekonomi jangka panjang.
“Ketika masyarakat menyadari bahwa merek adalah aset, maka pendaftaran merek menjadi investasi penting bagi keberlanjutan usaha,” ujar Agung.
Bagi masyarakat, pendaftaran merek kini menjadi simbol kemandirian dan kesadaran hukum dalam berusaha. Langkah ini dinilai mampu mendorong UMKM DIY naik kelas serta terlindungi secara hukum di tengah dinamika ekonomi nasional.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....