Klarisa Aura Renata Seniman Muda Sleman yang Tekuni Seni Kethoprak
- 18 Agt 2026 09:59 WIB
- Yogyakarta
RRI.CO.ID, Sleman - "Kenali budayamu, cintai tradisimu, karena kehilangan budaya berarti kehilangan sebagian dari jati dirimu." Semangat inilah yang dipegang teguh oleh Klarisa Aura Renata, mahasiswi kelahiran 2005 asal Ngampel, Harjobinangun, Pakem, Sleman. Kecintaannya pada seni tradisi sejak kecil mendorongnya untuk terus belajar.
“Dengan belajar seni tradisi, saya memiliki banyak pengalaman melalui festival, pentas reboan di Taman Budaya Yogyakarta (TBY), hingga kegiatan budaya di lingkungan sekitar yang membuat saya ingin mengenal lebih dalam seni tersebut,” katanya.
Perjalanan tersebut membuahkan beragam prestasi. Klarisa meraih nominasi Pemeran Putri Terbaik dalam Festival Kethoprak Kabupaten Sleman 2023. Ia kemudian bergabung dengan kontingen Kabupaten Sleman dalam Festival Kethoprak DIY 2026 dan berhasil menyabet Juara 1 Kategori Penampilan Kelompok Terbaik.
"Dalam perjalanan proses itulah saya mendapat banyak ilmu. Kebetulan keluarga dan lingkungan saya sangat mendukung," ucapnya.
Guna mengasah kemampuannya, Klarisa aktif mengikuti sarasehan maupun lokakarya bersama Komunitas Kethoprak Sleman. Ia juga berdiskusi dengan para seniornya, seperti Bambang Paningron dan Sugiman Dwi Nurseto.
"Pada awalnya memang ada rasa minder dan khawatir karena saya benar-benar masih nol dalam ilmu bermain kethoprak. Namun, ternyata para senior dan teman-teman sebaya sangat terbuka memberikan ilmunya. Itulah yang membuat saya semakin semangat," katanya.
Klarisa berkomitmen untuk terus mengambil peran dalam pelestarian seni budaya daerah. Bagi mahasiswi ini, berkarya harus dilakukan secara total dan profesional meski seni tidak dijadikan sebagai profesi utama.
"Seni tradisi itu indah dan sarat ajaran hidup yang bermanfaat. Untuk anak muda yang masih menganggap seni tradisi itu kuno atau kurang gaul, mungkin itu hanya kurang jauh bermain dan kurang minum kopi saja," ujarnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....