Tradisi Wiwitan Panen di Bangunjiwo Jadi Wujud Syukur Sekaligus Promosi Wisata
- 06 Agt 2026 10:00 WIB
- Yogyakarta
RRI.CO.ID, Bantul – Era modernisasi yang terjadi saat ini, tidak lantas menggerus tradisi masyarakat yang ada di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Salah satunya di Kalurahan Bangunjiwo, Kasihan, Bantul, di mana tradisi wiwitan panen masih terus lestari dan dijaga.
Lurah Bangunjiwo, Parja mengungkapkan, upacara adat tersebut merupakan wujud rasa syukur atas hasil panen yang melimpah pada tahun ini. Acara itu pun akan terus dilaksanakan sebagai upaya menjaga tradisi warisan leluhur.
“Ini adalah bentuk rasa terima kasih kepada Tuhan atas nikmat panen yang diberikan, dan telah ada sejak dulu,” ucapnya, Rabu, 5 Agustus 2026.
Selain itu, tradisi tersebut juga menjadi ajang meningkatkan kunjungan wisata di kawasan Bangunjiwo dan sekitarnya. Dengan demikian, roda perekonomian masyarakat terutama UMKM akan ikut berkembang.
“Acara ini juga sebagai media promosi wisata, karena ini paketnya sebenarnya paket wisata. Harapannya nanti bisa berdampak pada peningkatan pendapatan keluarga, khususnya UMKM di wilayah Kalurahan Bangunjiwo dan sekitarnya,” ujarnya.
Sementara itu, Wakil Bupati Bantul, Aris Suharyanta, mengapresiasi penuh terselenggaranya acara wiwitan panen. Selain merawat tradisi nenek moyang, kegiatan tersebut juga menjadi wujud kerukunan masyarakat setempat.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Bantul menghaturkan terima kasih kepada semua perangkat dan masyarakat Kalurahan Bangunjiwo yang telah melaksanakan tradisi wiwitan yang sangat bagus ini. Wiwitan ini sebagai wujud syukur kepada Tuhan yang telah memberi rezeki, dan tradisi wiwitan ini mewujudkan warga masyarakat kita yang guyub rukun,” katanya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....