Kirab Produk Unggulan DIY jadi Salah Satu Ajang Promosikan Budaya Paguyuban Tari

  • 29 Jul 2026 12:23 WIB
  •  Yogyakarta

RRI.CO.ID, Beragam busana peserta mewarnai Kirab Produk Unggulan DIY di kawasan Teras Malioboro II, Selasa 28 Juli 2026. Salah satu peserta, Paguyuban Obah Laras, memanfaatkan kirab tersebut untuk mengenalkan budaya Nusantara lewat komunitasnya kepada masyarakat.

Kirab Produk Unggulan DIY merupakan rangkaian kegiatan yang diseleggarakan oleh kolaborasi Dinas Koperasi UMKM DIY bersama Kelompok Kemitraan Jagungsebakul. Rute kirab ini dimulai dari Teras Malioboro II menuju Plataran Senopati.

Pengampu Paguyuban Tari Obah Laras, Veronica Sri Yuliati, mengatakan keikutsertaan komunitasnya dalam kirab merupakan undangan dari panitia penyelenggara.

“Kebetulan kita dikasih tawaran teman kita yang menjadi anggota panitia, ya kita mau aja. Sekalian promosi paguyuban kami dan persewaan pakaian adat Nusantara juga,” kata Yuliati selaku pengampu paguyuban, Selasa 28 Juli 2026.

Veronica menjelaskan bahwa Obah Laras merupakan komunitas yang tidak hanya bergerak di bidang tari, tetapi juga modeling dan edukasi budaya. Meski komunitasnya terbuka bagi berbagai kalangan, mayoritas anggotanya terdiri dari Ibu-Ibu dan Lansia.

Paguyuban Obah Laras juga memiliki jam terbang yang terbilang sering. Dalam satu bulan, paguyuban ini dapat menampilkan pentas di panggung-panggung hampir 8 kali.

Dalam ajang kirab ini, Obah Laras menampilkan pakaian nuansa adat Nusantara dari berbagai daerah mulai adat Batak, Dayak, Minang, NTT, Papua, dan lain sebagainya. Tak hanya itu, di akhir garis finish kirab, Obah Laras menampilkan pertunjukan tarian Nusantara.

Penampilan Tari dari Paguyuban Obah Laras di atas Panggung setelah Kirab selesai di Plataran Senopati, Selasa Sore 28 Juli 2026. (Foto: RRI/ Naila Siti Aisyatarriddho)

Sulistianingsih, pengunjung yang menyaksikan terlihat ikut berjoget saat pertunjukan tari berlangsung di atas panggung. “Saya memang suka musik, kalo denger musik pengen gerak. dan saya lihat walaupun anggotanya sepuh-sepuh tapi masih lincah,” ucap Sullis.

Lebih lanjut Sulis mengaku tertarik melihat peserta yang mengenakan beragam busana adat Nusantara. Menurutnya, kirab ini menjadi sarana mengenalkan budaya kepada masyarakat sekaligus hiburan.

Melalui keikutsertaanya dalam Kirab Produk Unggulan, Obah Laras menunjukan kepada masyarakat bahwa usia matang bukan menjadi alasan malas bergerak. Mereka berharap semakin banyak masyarakat, terutama generasi muda tertarik untuk tetap melestarikan budaya Indonesia melalui seni tari maupun penggunaan busana adat Nusantara.(Naila)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....