Wayang Kulit Semalam Suntuk Sedot Ribuan Warga pad Puncak Ruwatan Massal Gamping
- 03 Jul 2026 15:08 WIB
- Yogyakarta
RRI.CO.ID, Yogyakarta-Kawasan Kuliner Jogja Barat (KJB) di Jalan Ringroad Gamping, Sleman, mendadak dipadati oleh lautan penonton. Ribuan warga antusias menyaksikan Pagelaran Wayang Kulit Semalam Suntuk yang menghadirkan dalang asal Kulonprogo, Ki Guntoro Sugati Kamis 2 Juli 2026
Pagelaran wayang yang membawakan lakon sakral "Lampahan Durgo Ruwat" ini merupakan puncak dari rangkaian acara Ruwatan Massal gratis bagi para sukerto. Seluruh rangkaian acara mulia ini diinisiasi langsung oleh R.Ngt. Adhyas Woro, pimpinan Woro Moro Entertainment, sebagai wujud nyata kepedulian sosial dan pelestarian budaya tradisi Jawa.
Suasana malam semakin semarak dan meriah berkat kehadiran deretan bintang tamu serta seniman lintas generasi. Kehadiran komedian legendaris Nunung Srimulat bersama Marwoto Kawer sukses memecah tawa penonton lewat banyolan-banyolan segar mereka di sesi goro-goro.

Tidak hanya itu, penampilan dari Ciblek, Novi Kalur, Aldo Iwak Kebo, serta Ari Purnomo turut menambah kemeriahan panggung, membuat penonton bertahan dan enggan beranjak hingga akhir pertunjukan menjelang fajar. Sinergi antara pakem wayang yang adiluhung dan hiburan segar ini berhasil menyajikan tontonan yang sangat menghibur sekaligus sarat tuntunan.
Menurut Adhyas Woro “Saya Bahagia melihat semua warga terhibur, bagaimana caranya dalam kehidupan ini kita bisa saling membantu, demi kemajuan bangsa ini”, ujarnya.
Selain menjadi pesta budaya, acara ini juga membawa dampak positif yang signifikan bagi perekonomian masyarakat sekitar. Banyaknya penonton yang memadati lokasi Kuliner Jogja Barat dimanfaatkan dengan baik oleh puluhan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) untuk menggelar lapak dagangan mereka.
Momen ini terbukti efektif dalam membantu memajukan perekonomian keluarga para pelaku usaha lokal.
Dengan suksesnya acara ini, Woro Moro Entertainment tidak hanya berhasil memberikan ruang penyucian spiritual melalui ruwatan gratis dan mengedukasi masyarakat lewat wayang kulit, tetapi juga mampu menggerakkan roda ekonomi kerakyatan secara nyata.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....