AIYA Yogyakarta Pererat Hubungan Indonesia-Australia Melalui Gamelan Jawa

  • 16 Jun 2026 10:22 WIB
  •  Yogyakarta

RRI.CO.ID, Yogyakarta - Australian-Indonesian Youth Association (AIYA) Yogyakarta sukses menyelenggarakan kegiatan “AIYA Sounds of Java” di Balai Budaya Minomartani, Yogyakarta. Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk diplomasi budaya yang mempertemukan pemuda Indonesia dan Australia melalui pengalaman belajar budaya Jawa secara langsung. Diikuti oleh mahasiswa pertukaran dan peserta dari berbagai latar belakang, kegiatan ini dirancang sebagai ruang interaksi lintas budaya yang memungkinkan peserta tidak hanya mengenal budaya Jawa secara teoritis, tetapi juga mengalaminya secara langsung melalui lokakarya gamelan dan bahasa Jawa.

Rangkaian acara diawali dengan penampilan gamelan tradisional oleh GASITA Karawitan yang memperkenalkan kekayaan seni musik Jawa kepada para peserta. Selanjutnya, peserta dibagi ke dalam beberapa kelompok untuk mengikuti sesi pembelajaran interaktif yang mencakup pengenalan instrumen gamelan serta ungkapan dasar dalam bahasa Jawa yang digunakan dalam kehidupan sehari-hari. Lebih dari sekadar kegiatan edukasi budaya, AIYA Sounds of Java merupakan wujud nyata dari soft diplomacy yang menempatkan budaya sebagai sarana membangun hubungan antarbangsa. Melalui interaksi langsung dengan budaya lokal, peserta memperoleh pemahaman yang lebih mendalam mengenai nilai-nilai, tradisi, dan identitas masyarakat Indonesia, sekaligus memperkuat apresiasi terhadap keberagaman budaya.

Pendekatan tersebut menunjukkan bahwa hubungan internasional tidak hanya dibangun melalui jalur diplomasi formal antarpemerintah, tetapi juga melalui keterlibatan masyarakat dan generasi muda. Pertukaran budaya menjadi instrumen penting dalam menciptakan rasa saling memahami, mengurangi sekat budaya, serta membangun kepercayaan di antara masyarakat kedua negara. Ketua Pelaksana kegiatan, Kelviano, menuturkan bahwa program ini dirancang untuk menghadirkan ruang perjumpaan yang memungkinkan pemuda Indonesia dan Australia belajar satu sama lain melalui budaya.

“AIYA Sounds of Java menunjukkan bahwa diplomasi tidak selalu berlangsung di ruang-ruang formal. Melalui budaya, generasi muda Indonesia dan Australia dapat membangun pemahaman bersama, mempererat persahabatan, dan memperkuat hubungan kedua negara secara lebih personal dan berkelanjutan. Budaya menjadi bahasa universal yang mampu menjembatani perbedaan dan memperkuat hubungan antarmasyarakat,” ujar Kelviano.

Menurutnya, diplomasi yang melibatkan masyarakat secara langsung atau memiliki peran penting dalam memperkuat fondasi hubungan bilateral Indonesia dan Australia. Ketika generasi muda saling berinteraksi, berbagi pengalaman, dan memahami budaya satu sama lain, hubungan antarnegara tidak hanya terjalin pada tingkat institusi, tetapi juga tumbuh dari kedekatan antarmasyarakat.

Melalui penyelenggaraan AIYA Sounds of Java, AIYA Yogyakarta kembali menegaskan komitmennya dalam mempromosikan diplomasi budaya sebagai salah satu instrumen strategis untuk mempererat hubungan Indonesia dan Australia. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi ruang kolaborasi berkelanjutan bagi generasi muda kedua negara dalam membangun hubungan bilateral yang inklusif, erat, dan berorientasi pada masa depan.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....