UNY Perkuat Pemasaran Digital Produk Olahan Ikan Desa Unggulan
- 09 Agt 2026 06:11 WIB
- Yogyakarta
RRI.CO.ID, Sleman - Tim Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPKO) KSI MIST FMIPA Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) kembali menunjukkan komitmennya dalam memberdayakan masyarakat melalui penyelenggaraan Sosialisasi Strategi Pemasaran Digital di Kalurahan Sidoagung, Kapanewon Godean, Kabupaten Sleman. Kegiatan ini menyasar ibu-ibu PKK, Kelompok Wanita Tani (KWT), serta masyarakat umum sebagai bagian dari pendampingan pengembangan produk olahan ikan berbasis potensi lokal melalui program SEGARA Karya.
Sosialisasi menghadirkan narasumber dari Balai Latihan Kerja (BLK) untuk membekali peserta dengan berbagai strategi pemasaran digital yang relevan dengan perkembangan teknologi saat ini. Program tersebut menjadi salah satu implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi melalui pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan UNY guna meningkatkan kapasitas pelaku usaha lokal agar mampu bersaing di era digital sekaligus memperluas jangkauan pemasaran produk unggulan desa.
Kegiatan turut dihadiri Sekretaris Direktorat Akademik, Kemahasiswaan, dan Alumni UNY, Prof. Dr. Iis Prasetyo, S.Pd., M.M., Dosen Pendamping PPKO UNY Dr. Winarto, M.Pd., Kepala Urusan Pembangunan dan Kemakmuran Kalurahan Sidoagung Nur Khoiriah, S.Pd., serta Kepala Urusan Tata Usaha dan Umum Kalurahan Sidoagung Waris. Kehadiran jajaran UNY menjadi bentuk dukungan terhadap program pemberdayaan masyarakat yang dijalankan mahasiswa bersama pemerintah kalurahan dalam mengembangkan produk olahan ikan sebagai potensi ekonomi lokal.
Dalam sambutannya, Prof. Iis Prasetyo mengapresiasi konsistensi Tim PPKO KSI MIST FMIPA UNY yang secara berkelanjutan mendampingi masyarakat melalui berbagai tahapan program. Menurutnya, setelah peserta mendapatkan pembekalan mengenai legalitas produk, higienitas, dan sanitasi produksi, kini saatnya masyarakat diperkuat melalui strategi pemasaran digital agar produk yang dihasilkan mampu menjangkau pasar yang lebih luas. "Pendampingan yang dilakukan secara berkelanjutan merupakan wujud kontribusi Universitas Negeri Yogyakarta dalam menghadirkan inovasi dan solusi bagi masyarakat melalui kolaborasi antara dosen, mahasiswa, pemerintah kalurahan, dan kelompok masyarakat," ujarnya.
Prof. Iis menambahkan bahwa tantangan terbesar pelaku usaha saat ini bukan hanya menghasilkan produk berkualitas, tetapi juga menentukan strategi pemasaran yang tepat sesuai karakteristik produk dan target konsumennya. Ia menilai kepercayaan masyarakat terhadap produk baru harus dibangun melalui pemanfaatan media digital, jaringan reseller, maupun berbagai pendekatan pemasaran lainnya. "Saya berharap peserta mampu menerapkan strategi pemasaran yang sesuai sehingga produk olahan ikan dari Kalurahan Sidoagung semakin dikenal dan memiliki daya saing tinggi," katanya.
Sementara itu, Kepala Urusan Tata Usaha dan Umum Kalurahan Sidoagung, Waris, menyampaikan apresiasi atas pendampingan yang diberikan Tim PPKO KSI MIST FMIPA UNY. Ia mengungkapkan bahwa seluruh tahapan program berjalan dengan baik dan mendapat dukungan penuh dari pemerintah kalurahan. Waris juga menginformasikan bahwa pada 19 September 2026 akan digelar SEGARA Raya sebagai ajang branding dan promosi produk olahan ikan sekaligus peluncuran SEGARA App yang diharapkan menjadi media pemasaran digital bagi produk unggulan masyarakat. "Kami berharap kegiatan ini mampu membuka peluang pasar yang lebih luas dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kalurahan Sidoagung," ucapnya.
Materi sosialisasi disampaikan oleh Edi Nur Cahyaningtyas, S.T., M.Eng. dari Balai Latihan Kerja (BLK). Dalam pemaparannya, ia menjelaskan bahwa pemasaran digital tidak hanya sebatas mempromosikan produk, tetapi juga memastikan produk mudah ditemukan oleh calon konsumen melalui internet. Salah satu strategi yang diperkenalkan adalah Search Engine Optimization (SEO), yakni teknik mengoptimalkan penggunaan kata kunci agar produk lebih mudah muncul dalam hasil pencarian. Selain itu, peserta juga dikenalkan pada pemanfaatan media sosial seperti Instagram dan TikTok sebagai sarana promosi yang efektif.
Narasumber turut membagikan berbagai strategi praktis, mulai dari metode ATM (Amati, Tiru, Modifikasi), pemilihan nama produk yang mudah diingat, penyusunan caption yang menonjolkan manfaat produk, hingga pemanfaatan teknologi Artificial Intelligence (AI) untuk menghasilkan foto produk yang lebih menarik. Menurutnya, kombinasi kreativitas konten dan pemanfaatan teknologi akan menjadi nilai tambah bagi pelaku UMKM dalam menghadapi persaingan pasar digital yang semakin kompetitif.
Diskusi berlangsung interaktif ketika salah satu peserta, Ibu Atin, mengangkat persoalan mengenai pengajuan Hak Kekayaan Intelektual (HKI) karena merek dagang yang digunakan telah dimiliki pihak lain. Menanggapi hal tersebut, narasumber menyarankan agar pelaku usaha terlebih dahulu melakukan pengecekan melalui Pangkalan Data Kekayaan Intelektual (PDKI) sebelum menentukan merek. Jika merek telah digunakan pihak lain, pelaku usaha disarankan melakukan rebranding serta menginformasikan perubahan identitas produk kepada konsumen melalui media sosial. Melalui kegiatan ini, Tim PPKO KSI MIST FMIPA UNY berharap peserta SEGARA Karya semakin siap memanfaatkan pemasaran digital untuk memperluas pasar, meningkatkan kepercayaan konsumen, serta memperkuat daya saing produk olahan ikan sebagai potensi unggulan Kalurahan Sidoagung.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....