Masih Dibuka hingga 30 Agustus, Pendaftaran Politeknik Pengayoman Indonesia
- 27 Agt 2026 21:46 WIB
- Yogyakarta
RRI.CO.ID, Yogyakarta - Bagi lulusan SMA/SMK sederajat yang ingin melanjutkan pendidikan tinggi sekaligus memiliki arah karier yang jelas sebagai aparatur sipil negara (ASN), Sekolah Kedinasan Politeknik Pengayoman Indonesia (Poltekpin) dapat menjadi salah satu pilihan yang patut dipertimbangkan. Pendaftaran pun masih dibuka hingga 30 Agustus 2026
Poltekpin merupakan perguruan tinggi kedinasan di lingkungan Kementerian Hukum yang menawarkan pendidikan vokasi di bidang hukum. Salah satu daya tarik utama pendidikan kedinasan ini adalah adanya jalur karier yang terarah bagi para lulusannya untuk mengabdi sebagai ASN di lingkungan Kementerian Hukum.
Melalui pendidikan yang menggabungkan teori dan praktik, mahasiswa tidak hanya mendapatkan bekal akademik, tetapi juga dipersiapkan untuk memahami kebutuhan dunia kerja pemerintahan, khususnya dalam bidang pelayanan dan pembangunan hukum.
Program pendidikan yang ditawarkan juga memberikan pilihan bidang keahlian yang cukup spesifik. Poltekpin menyediakan program Sarjana Terapan atau Diploma IV (D-IV), sehingga lulusan memperoleh gelar Sarjana Hukum Terapan sesuai bidang studinya.
Empat program studi yang dapat menjadi pilihan calon mahasiswa meliputi D-IV Perancang Peraturan Perundang-undangan, D-IV Hukum Kekayaan Intelektual, D-IV Administrasi Hukum Umum, serta D-IV Pembangunan Hukum.
Keberadaan program studi tersebut menjadi peluang bagi generasi muda untuk menekuni bidang hukum secara lebih terarah. Masing-masing bidang memiliki peran strategis dalam mendukung penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan hukum nasional.
Program D-IV Perancang Peraturan Perundang-undangan, misalnya, memberikan ruang bagi mahasiswa untuk mendalami proses pembentukan regulasi, mulai dari penyusunan hingga pemantapan konsepsi peraturan perundang-undangan. Kompetensi tersebut menjadi penting di tengah kebutuhan pemerintah terhadap regulasi yang berkualitas, harmonis, dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat.
Sementara itu, D-IV Hukum Kekayaan Intelektual memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk mendalami aspek hukum yang berkaitan dengan hak kekayaan intelektual. Bidang ini semakin strategis seiring berkembangnya ekonomi kreatif, teknologi digital, inovasi, merek, karya seni, hingga berbagai produk kreatif masyarakat.
Adapun D-IV Administrasi Hukum Umum diarahkan pada penguasaan kompetensi di bidang administrasi hukum, termasuk berbagai layanan hukum yang menjadi bagian dari tugas pemerintah. Sedangkan D-IV Pembangunan Hukum memberikan perspektif yang lebih luas mengenai pembangunan sistem hukum serta penerapannya dalam mendukung tata kelola pemerintahan dan kehidupan masyarakat.
Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum (Kanwil Kemenkum) DIY Agung Rektono Seto menilai pendidikan kedinasan dapat menjadi pilihan menarik bagi generasi muda yang ingin membangun masa depan sekaligus memiliki orientasi pengabdian kepada negara.
“Sekolah kedinasan Poltekpin memberikan kejelasan arah karier untuk menjadi seorang abdi negara yang menjanjikan,” ujar Agung, Kamis, 27 Agustus siang.
Berkarier di bidang hukum
Menurutnya, pilihan untuk menempuh pendidikan di perguruan tinggi kedinasan tidak hanya berkaitan dengan memperoleh gelar akademik, tetapi juga menjadi bagian dari proses mempersiapkan sumber daya manusia yang memiliki kompetensi sesuai kebutuhan pemerintahan.
“Bagi generasi muda yang memiliki minat pada bidang hukum dan ingin berkarier di sektor pemerintahan, Poltekpin dapat menjadi salah satu alternatif pendidikan yang memiliki keterkaitan langsung dengan kebutuhan institusi,” katanya. Mahasiswa dibentuk untuk memiliki kompetensi profesional sekaligus memahami nilai-nilai pengabdian sebagai bagian dari aparatur negara.
Pilihan bidang studi yang tersedia juga membuka peluang bagi calon mahasiswa untuk menentukan spesialisasi sesuai minat dan perkembangan kebutuhan hukum. Perubahan regulasi, perkembangan teknologi, pertumbuhan ekonomi kreatif, serta meningkatnya kebutuhan pelayanan hukum masyarakat membuat kompetensi di bidang hukum semakin dibutuhkan.
Di sisi lain, kesempatan memperoleh pendidikan tinggi melalui sekolah kedinasan juga menjadi pertimbangan penting bagi keluarga yang menginginkan jalur pendidikan dan karier yang lebih terarah bagi putra-putrinya.
Karena itu, calon mahasiswa perlu memanfaatkan masa pendaftaran dengan sebaik-baiknya. Pendaftaran Poltekpin masih dibuka hingga 30 Agustus 2026. Calon peserta dapat mempersiapkan seluruh persyaratan dan mengikuti tahapan seleksi sesuai ketentuan yang telah ditetapkan.
Momentum pendaftaran tersebut sekaligus menjadi kesempatan bagi generasi muda untuk menentukan langkah sejak dini. Memilih pendidikan bukan hanya tentang menentukan kampus, tetapi juga menentukan kompetensi dan bidang pengabdian yang ingin ditekuni di masa depan.
Dengan pilihan program studi yang berorientasi pada kebutuhan hukum nasional serta prospek karier sebagai ASN Kementerian Hukum, Poltekpin dapat menjadi salah satu pilihan bagi generasi muda yang ingin mengembangkan kemampuan di bidang hukum sekaligus mengabdikan diri kepada negara.
Bagi calon mahasiswa yang memiliki cita-cita menjadi bagian dari pemerintahan dan ingin berkontribusi dalam pembangunan hukum Indonesia, Poltekpin menawarkan jalur pendidikan yang mempertemukan kompetensi akademik, keterampilan vokasional, dan orientasi pengabdian kepada negara.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....