Pantau Cuaca dan Iklim, BMKG Padukan Dua Hal Penting
- 21 Jul 2026 20:16 WIB
- Yogyakarta
RRI.CO.ID, Jakarta – BMKG menguatkan kapasitas pengamatan cuaca dan iklim, dengan mengoperasikan sebanyak 10.800 unit alat operasional utama (aloptama). Meliputi alat pengamatan cuaca otomatis, radar cuaca, serta jaringan sensor seismometer yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia.
Kepala BMKG Pusat, Teuku Faisal Fathani memastikan, seluruh data hasil pengamatan terintegrasi dalam sistem Multi-Hazards Early Warning System (MHEWS) yang berpusat di Jakarta. Sedangkan pusat cadangan ada di Provinsi Bali.
| Baca juga: Mengenal Rumah Adaptif Terhadap Krisis Iklim |
”Serta didukung fasilitas Supercomputer for Multi-hazard Operations and Numerical Modeling (SMONG),” ucapnya melalui siaran pers tertulis, Selasa, 21 Juli 2026. ”Termasuk pemanfaatan artificial intelligence (AI) untuk meningkatkan kecepatan dan akurasi layanan informasi kepada masyarakat.”
Saat ini, BMKG juga menjalin kerjasama dengan berbagai mitra strategis dalam mengoptimalkan layanan satelit. Tujuannya untuk menjaga kesinambungan layanan di wilayah terluar dan perbatasan, seperti Maluku Utara, Sulawesi Utara, dan Papua.
”Sehingga konektivitas kantor operasional tetap terjaga serta mendukung keberlangsungan pengiriman data dan informasi peringatan dini,” ujarnya. ”Meskipun jaringan komunikasi utama mengalami gangguan.”
Selain memperkuat teknologi, BMKG juga membangun kedekatan dengan masyarakat, melalui berbagai program edukasi tentang kebencanaan. Hingga kini, BMKG telah menyelenggarakan berbagai kegiatan Sekolah Lapang.
Baik Sekolah Lapang Cuaca Nelayan (SLCN) di 277 lokasi, Sekolah Lapang Iklim (SLI) di 831 lokasi, dan Sekolah Lapang Gempa Bumi dan Tsunami (SLGT) di 225 lokasi. Cara ini, untuk memadukan ilmu pengetahuan modern dengan kearifan lokal.
”Seperti ‘smong’ di Aceh, ‘pranata mangsa’ di Jawa, dan ‘tudang sipulung’ di Sulawesi,” katanya. ”Agar informasi mitigasi bencana semakin mudah dipahami dan bisa diterapkan masyarakat di wilayah masing-masing.”
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....