Pentingnya Pengelolaan Pengetahuan untuk Pengembangan Inisiatif Lokal

  • 20 Jun 2026 10:24 WIB
  •  Yogyakarta

RRI.CO.ID, Yogyakarta - Pengetahuan yang dimanfaatkan dapat membawa perubahan sosial yang bernilai ekonomis bagi masyarakat sekitar. Hal tersebut mengemuka dalam dialog Pengarusutamaan Gender dan Inklusi di Pro 1 Jogja, Senin, 15 Juni 2026. Program acara tersebut menghadirkan narasumber Hernindya Wisnuadji, pegiat pengelolaan pengetahuan (knowledge management) Yogyakarta.

“Bermula dari ketertarikan masa kecil saat ikut ibu arisan PKK kenapa banyak ibu dari Gunungkidul yang tinggal di kota Yogyakarta,” katanya.

Menurutnya tidak adanya daya tarik di daerah serta penghidupan yang layak, sehingga banyak warga melakukan urbanisasi. Dibutuhkan usaha supaya masyarakat tetap tertarik berada di daerahnya karena mendapat penghidupan di daerah.

“Disinilah pentingnya pengembangan pengetahuan,” ujarnya. Dengan pengetahuan dapat menumbuhkan inisiatif dari warga lokal.

Aji panggilan akrabnya, menyontohkan dengan yang berkembang di Desa Semoyo Gunungkidul. “Oksigen dari hutan di desa menyumbang udara bersih ke kota,” ucapnya. Desa konservasi Semoyo menjadi desa pertama di dunia yang mulai meningkatkan keterampilan menghitung karbon. Hutan rakyat yang dimiliki dapat dihitung berapa banyak karbon dan oksigen sehingga mampu menyambung oksigen ke kota.

“Banyak desa di dunia yang akhirnya belajar di Semoyo untuk menghitung karbon,” ucapnya.

Contoh lain pengembangan dan pengelolaan pengetahuan adalah letak atau posisi buah mangga di pohon dengan kualitas mangga. Posisi buah mangga di dekat batang utama, dahan, atau ranting, menentukan kualitas mangga.

“Petani harusnya tahu ini, sehingga diversifikasi harga terjadi dan meningkatkan nilai ekonomisnya,” katanya.

Lebih lanjut Aji menyampaikan dengan pengetahun tersebut, warga mendapatkan penghidupan di daerah tanpa harus pindah ke kota. “Kesungguhan pangkal kesuksesan. Kesungguhan atau keseriusan ini dibangun dengan mengembangkan pengetahuan,” katanya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....