Atasi Kemarau, Warga Diajak Bangun Lumbung Air Hujan di Rumah Sendiri

  • 04 Jul 2026 10:16 WIB
  •  Yogyakarta

Zzz RRI.CO.ID, Yogyakarta - Sistem pengelolaan air hujan yang bisa diterapkan di rumah masing-masing warga menjadi solusi tepat di tengah cuaca ekstrem dan ancaman kemarau panjang. Pengelolaan ini dinilai lebih bijak dibanding bergantung pada air berbayar yang menambah beban ekonomi.

“Problematika tentang air bersih yang manajemennya masih lemah di tengah masyarakat. Bagaimana masyarakat harus beradaptasi, seperti halnya yang dilakukan Komunitas Banyu Bening yang di dalamnya memiliki Sekolah Air Hujan, Sanggar Banyu Bening, konservasi tanaman untuk keberlangsungan kehidupan yang akan datang,” ujar Sri Wayuningsih, Founder Komunitas Banyu Bening, dalam siaran Ngobras Pro 1 RRI Yogyakarta, Jumat 3 Juli 2026.

Menurut Sri, warga perlu mempersiapkan diri dengan menampung air hujan sebagai lumbung air yang dapat dimanfaatkan ketika kemarau tiba. “Upaya bijaksana dalam menggunakan air, prioritas utama harus dilakukan. Ada ukurannya dalam memanfaatkan air, saving, mitigasi, harus dilakukan,” katanya.

Kesadaran dan cara berpikir harus dibangkitkan kembali, dimulai dari lingkungan tempat tinggal dengan membangun lumbung air. Caranya seperti membuat tanah resapan, menampung air sesuai kebutuhan, dan memasukkan talang air ke sumur masing-masing untuk safety menghadapi cuaca.(Rifa Hanafi)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....