Waspada Tanah Bergerak dengan Mengenali Tanda-tandanya
- 14 Jun 2026 11:31 WIB
- Yogyakarta
RRI.CO.ID, Yogyakarta - Beberapa jenis bencana dapat terjadi di Indonesia, termasuk tanah yang bergerak. Sita dari Media Center Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DIY mengatakan pada Jumat, 12 Juni 2026.
“Siap siaga bencana dapat dilakukan dengan mewaspadai tanah bergerak. Termasuk di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY),” katanya.
Lebih lanjut, Sita menyampaikan beberapa tips yang dapat dilakukan akan gerakan tanah. “Langkah antisipasi terutama pada masyarakat yang tinggal di lereng, tebing, maupun Daerah Aliran Sungai (DAS),” ujarnya.
Antisipasi tersebut dengan selalu menyimak prakiraan cuaca dan peringatan dini dari instansi berwenang. “Masyarakat juga harus mengenali tanda–tanda gerakan tanah,” ucapnya.
Tanda tersebut dapat berupa retakan pada tanah atau bangunan, atau pohon yang miring. Termasuk juga rembesan air yang tidak biasa.
Langkah lain dengan memastikan saluran drainase berfungsi baik. Tujuannya tidak terjadi genangan yang dapat mempengaruhi kestabilan lereng. “Tak kalah penting kesadaran masyarakat melaporkan kondisi lingkungan yang berpotensi bahaya pada pemerintah setempat atau pihak berwenang,” katanya. Lebih lanjut ia juga menyampaikan pentingnya menyiapkan rencana evakuasi keluarga dan mengenali lokasi aman untuk tinggal.
Mengutip dari laman Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), pergerakan tanah dapat terlihat seperti longsor. Namun ada juga yang bergerak perlahan seperti merayap. Ada beberapa pemicu terjadinya pergerakan tanah.
Seperti curah hujan tinggi sehingga menyebabkan tanah jenuh air. Akibatnya mudah bergerak ke tempat yang lebih rendah. Dengan kata lain gaya pendorong pada lereng lebih besar daripada gaya penahan di bawah. Gaya penahan berupa batu penyangga maupun kepadatan tanah.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....