Maria Fenny Suarakan Bahagia lewat Happy Women
- 27 Feb 2026 13:14 WIB
- Yogyakarta
RRI.CO.ID, Sleman - Penulis Maria Fenny memaparkan gagasan di balik bukunya Happy Women dalam acara Book Review yang disiarkan melalui kanal YouTube RRI Jogja Official secara virtual via Zoom, Rabu, 25 Februari 2026. Dalam diskusi tersebut, ia menyoroti pentingnya keberanian untuk berhenti sejenak dari rutinitas dan memberi ruang bagi diri sendiri untuk pulih serta bertumbuh.
Maria menjelaskan, Happy Women lahir dari kesadaran bahwa setiap wanita memiliki cerita yang tidak selalu tampak di permukaan. “Setiap wanita memiliki cerita: kadang ada luka yang ingin disembunyikan, harapan yang dijaga, dan kebahagiaan yang mungkin dulu pernah lepas dan ingin digapai kembali. Buku ini mengajak kita berani berhenti sejenak, melihat diri sendiri, mendengarkan suara hati, dan memeluk kerapuhan hingga akhirnya bangkit dengan cahaya baru,” ujarnya.
Ia menekankan bahwa melihat luka bukanlah tanda kelemahan, melainkan awal dari proses penyembuhan. Menurutnya, banyak orang kerap menutup mata terhadap rasa sakitnya sendiri, padahal di balik itu terdapat potensi besar yang menunggu untuk disadari. “Happy Women mengajak kita pelan-pelan melihat luka agar bisa menyembuhkannya, sekaligus menemukan kelebihan dan kekuatan diri yang sering tertutup kabut,” katanya.
Dalam pemaparannya, Maria juga menggarisbawahi pentingnya kebiasaan sederhana sebagai fondasi kebahagiaan. Tersenyum, tertawa, bersyukur, dan mengenali potensi diri disebutnya sebagai langkah kecil yang berdampak besar. “Melalui hal-hal sederhana itu, kita belajar mencintai diri sendiri dan menemukan kembali cahaya yang sempat redup,” ucapnya.
..webp)
Meski berjudul Happy Women, Maria menegaskan bahwa buku tersebut tidak eksklusif bagi perempuan. Ia menyebut pria pun kerap mengalami pergulatan batin yang serupa, sehingga pesan dalam buku ini bersifat universal. Buku ini, lanjutnya, merupakan undangan terbuka untuk hidup lebih ringan, lebih sadar, dan lebih dipenuhi rasa syukur.
Selain mengulas makna hakiki kebahagiaan serta berbagai penghalangnya, buku ini juga memberikan panduan praktis untuk menjadikan kebahagiaan sebagai bagian permanen dalam hidup. Di bagian akhir, pembaca mendapatkan bonus skrining mental health check up serta lembaran untuk jurnaling dan menggambar sebagai sarana refleksi diri yang aplikatif.
Salah satu bagian yang paling berkesan bagi Maria adalah pesan tentang memaafkan masa lalu. “Ampunilah siapa pun yang pernah menyakiti hati Anda di masa lalu; jangan hidup di masa lalu karena masa lalu sudah melepaskan Anda dan membawa Anda ke masa sekarang,” ujarnya. Ia pun mengingatkan agar kebahagiaan tidak ditunda hingga mencapai standar tertentu seperti kaya, memiliki jabatan, atau menikah. Happy Women dapat diperoleh di Taman Komunikasi Kanisius dan marketplace Kanisius Media.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....