Menjadikan Rumah sebagai Sumber Ketenangan Hidup

  • 04 Jun 2026 16:10 WIB
  •  Yogyakarta

RRI.CO.ID, Yogyakarta - Rumah merupakan tempat yang paling aman dan nyaman untuk setiap orang, karena rumah bisa di ibaratkan tempat berteduh dan menumpahkan rasa kasih sayang kepada semua anggota keluarga.

Menurut Dr Muhammad Lailan Arqam, MPd dari MUI DIY ketika menjadi narasumber program Mutiara Pagi di Pro1 RRI Yogyakarta, menyebutkan fungsi rumah dalam perspektif Islam.

“Allah menjadikan bagimu rumah-rumah kamu sekalian sebagai tempat tinggal. Dan Ini bermakna rumah sebagai tempat penuh ketenangan,” katanya.

Rumah bukan sekedar tentang bangunan fisik semata, bukan sekedar kemewahan ataupun berbagai fasilita. “Tetapi rumah memiliki fungsi yang sangat mendalam baik itu fungsi sebagai spiritual maupun psikologis,” ujar Muhammad Lailan.

Sementara itu menurut pandangan keilmuan sosial, rumah menjadi tempat ketenangan, pusat pendidikan, pusat ibadah, pusat tempat berkasih sayang sesama anggota keluarga.

Rumah sebagai emotional safety alias tempat paling aman secara batin sehingga fungsi utama dari rumah di antaranya adalah bagaimana rumah menjadi sumber ketenangan jiwa.

“Jadi banyak juga orang yang punya rumah yang serba lengkap dan mewah, tapi hatinya kosong,” ucapnya.

Namun ada juga sebagian orang, justru rumah bisa menjadi tempat yang sering menimbulkan problem tersendiri dan tidak mendatangkan ketenangan batinnya. Entah itu komunikasi antar suami istri yang tidak baik dan lain sebagainya.

“Semestinya rumah bisa menjadi tempat saling memberi sekaligus tempat saling menerima rasa kasih saying. Karena memang Rasulullah Saw pernah bersabda, barang siapa yang tidak berkasih sayang maka dia tidak dikasih-sayangi,” ujarnya.

Lebih lanjut Muhammad Lailan menjelaskan, setiap rumah memiliki beragam fungsi. Ada rumah sebagai tempat tumbuhnya rasa berkasih sayang , perlindungan, rasa bekerja sama dan menjadi tempat pendidikan atau madrasah pertama bagi anak-anak.

“Selain itu keberadaan rumah juga sebagai tempat ibadah, sesuai hadis Nabi Saw yang mengatakan, ‘jangan jadikan rumah kalian sebagai kuburan’ . Konteks ini menyatakan bahwasannya rumah harus difungsikan sebagai tempat ibadah, menegakkan salat, berzikir, puasa dan mendekatkan diri kepada Allah SWT selain tempat untuk mencurahkan kasih sayang. Selaras dengan untaian kata Rumahku Surgaku,” ucapnya, menandaskan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....