PMII Sleman Resmi Dilantik, Usung Reposisi Strategis Organisasi

  • 14 Apr 2026 05:38 WIB
  •  Yogyakarta

RRI.CO.ID, Sleman - Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PC PMII) Sleman resmi dilantik dalam Pelantikan Raya Pengurus Cabang, Komisariat, dan Rayon Masa Khidmat 2025/2026 yang digelar di Gedung DPRD Kabupaten Sleman, Sabtu 11 April 2026. Agenda ini menjadi momentum penting dalam estafet kepemimpinan organisasi mahasiswa Islam tersebut.

Pelantikan mengusung tema “PMII Berdaya untuk Indonesia Berkemajuan: Reposisi Organisasi Islam dalam Lanskap Politik Indonesia di Masa Depan.” Kegiatan ini dihadiri oleh Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Sleman Ani Martanti, Majelis Pembina Cabang PMII Sleman Prof. Arif Rohman, para alumni, serta kader dari berbagai komisariat dan rayon se-Kabupaten Sleman.

Fajar Wardoyo, S.Pd resmi menjabat sebagai Ketua Umum PC PMII Sleman, didampingi Surya Wahyu Hidayat, S.Pd sebagai Sekretaris Jenderal. Kepengurusan baru ini diharapkan mampu membawa arah gerak organisasi yang lebih adaptif terhadap tantangan zaman sekaligus memperkuat peran kader di tengah masyarakat.

Dalam sambutannya, Fajar menegaskan bahwa kepengurusan ke depan akan menjalankan program rebranding dan reposisi organisasi sejalan dengan arah kebijakan Pengurus Besar (PB) PMII melalui kampanye #EraBaruPMII. “Kami memandang bahwa keempat orientasi profesi ini paling strategis dan relevan dengan kebutuhan masyarakat saat ini,” ujarnya.

Pelantikan Raya PC PMII Sleman 2025/2026 resmi digelar, menandai estafet kepemimpinan baru menuju organisasi yang lebih adaptif dan progresif. (Foto: Panitia)

Ia menjelaskan, fokus pengembangan kader akan diarahkan pada empat orientasi utama, yakni politisi, akademisi, Aparatur Sipil Negara (ASN) birokrasi, dan tenaga profesional. Menurutnya, kader PMII tidak hanya dituntut memiliki militansi ideologis, tetapi juga kompetensi profesional yang mumpuni agar mampu bersaing di berbagai sektor kehidupan.

Selain itu, PC PMII Sleman turut menyoroti capaian pembangunan daerah yang dinilai membanggakan, seperti Indeks Pembangunan Manusia (IPM) sebesar 85,61 yang tertinggi di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), realisasi investasi Triwulan II 2025 mencapai Rp2,2 triliun, serta surplus produksi gabah sekitar 60.000 ton. Organisasi berkomitmen untuk ikut menjaga dan meningkatkan capaian tersebut melalui kontribusi kader. “Kami siap hadir sebagai mitra kritis sekaligus konstruktif dalam pembangunan daerah,” katanya.

Kolaborasi lintas sektor juga menjadi agenda strategis, termasuk sinergi dengan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) dan Pemerintah Kabupaten Sleman. Kehadiran unsur pimpinan DPRD dalam pelantikan ini dinilai sebagai sinyal positif penguatan hubungan kelembagaan ke depan. “Sinergi ini penting untuk memastikan peran pemuda tetap relevan dalam pembangunan daerah,” ucapnya.

Pelantikan Raya ini sekaligus menandai dimulainya masa khidmat 2025/2026 dengan harapan besar bahwa PMII Sleman mampu menjadi garda terdepan dalam melahirkan generasi muda Islam yang berdaya, berintegritas, dan aktif memberi kontribusi nyata di ruang publik.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....