Musim Kemarau Melanda Indonesia mulai April 2026
- 06 Mar 2026 08:34 WIB
- Yogyakarta
RRI.CO.ID, Jakarta – Sebagian wilayah Indonesia, akan memasuki musim kemarau pada April 2026. Meliputi pesisir utara Jawa bagian barat, sebagian besar Jawa Tengah hingga Jawa Timur, NTB, NTT, serta sebagian kecil Kalimantan dan Sulawesi.
Kepala BMKG, Teuku Faisal Fathani menjelaskan, kondisi tersebut dipengaruhi berakhirnya fenomena La Niña Lemah pada bulan Februari 2026. Saat ini, fenomena tersebut bergeser ke fase Netral dan berpotensi menuju El Niño pada pertengahan tahun.
”Peralihan Angin Baratan (Monsun Asia) menjadi Angin Timuran (Monsun Australia), juga menjadi penanda dimulainya musim kemarau,” katanya, Kamis 5 Maret 2026.
Deputi Bidang Klimatologi BMKG, Ardhasena Sopaheluwakan merinci bahwa 184 Zona Musim (ZOM) sekitar 26,3 persen, menyusul masuk musim kemarau pada Mei 2026. Dan kemudian 163 ZOM atau 23,3 persen pada Juni 2026.
Berdasarkan data tersebut, ia memasikan awal kemarau di 325 ZOM sekitar 46,5 persen, diprediksi maju atau terjadi lebih cepat dari biasanya. Kemudian kondisi sama meliputi 173 ZOM (24,7 persen), dan kondisi mundur meliputi 72 ZOM (10,3 persen).
”Prediksi awal kemarau lebih maju meliputi sebagian besar Sumatra, Jawa, Bali dan Nusa Tenggara,” ucapnya. ”Kemudian Kalimantan bagian selatan dan timur, sebagian besar Sulawesi, Maluku, dan sebagian wilayah Papua.”
Sesuai analisis BMKG, puncak musim kemarau di sebagian besar wilayah Indonesia diprediksi pada bulan Agustus 2026. Mencakup 429 ZOM atau sekitar 61,4 persen wilayah Indonesia, sedangkan wilayah lain, puncak kemarau pada Juli (12,6 persen) dan September (14,3 persen).
Wilayah yang memasuki puncak musim kemarau pada Juli, meliputi sebagian wilayah Sumatra, Kalimantan bagian tengah dan utara. Serta merambah ke sebagian kecil Jawa, Nusa Tenggara, Sulawesi, Maluku, hingga wilayah barat Pulau Papua.
Memasuki bulan Agustus, cakupan wilayah yang mengalami puncak kemarau semakin meluas secara signifikan. Kondisi kering ini akan mendominasi wilayah Sumatra bagian tengah dan selatan, Jawa Tengah hingga Jawa Timur, sebagian besar Kalimantan dan Sulawesi, seluruh wilayah Bali dan Nusa Tenggara, serta sebagian Maluku dan Pulau Papua.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....