Minat Petani Asuransikan Lahan Padi di Gunungkidul Rendah

  • 24 Apr 2026 11:14 WIB
  •  Yogyakarta

RRI.CO.ID, Gunungkidul : Program Asuransi Usaha Tani Padi (AUTP) yang digagas pemerintah pusat belum mampu menarik minat petani di Kabupaten Gunungkidul. Maka dari itu, Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Gunungkidul menggalakkan sosialisasi ke petani-petani di kalurahan untuk meningkatkan minat kepesertaan dalam asuransi tersebut.

Sekretaris dinas tersebut, Raharjo Yuwono, mengungkapkan bahwa AUTP dirancang sebagai jaring pengaman bagi petani dari risiko gagal panen akibat cuaca ekstrem, kekeringan, maupun serangan organisme pengganggu tanaman. Namun dalam praktiknya, program ini belum banyak diminati, khususnya dalam dua tahun terakhir.

Ia menyebut, rendahnya keikutsertaan petani dipengaruhi oleh sejumlah faktor, mulai dari keterbatasan subsidi hingga persyaratan yang dianggap cukup ketat.

"Tahun 2024 2025 tidak ada yang ikut selain faktor persyaratan, tidak adanya subsidi dari Kementan juga berpengaruh terhadap minat petani mengikuti program AUTP," ungkap Raharjo.

Sebagai upaya mendorong petani agar ikut dalam program tersebut, Dinas Pertanian dan Pangan mulai mengintensifkan sosialisasi ke tingkat kalurahan. Edukasi langsung kepada petani diharapkan dapat meningkatkan pemahaman tentang manfaat AUTP serta mendorong partisipasi.

"Beberapa hari lalu ke Karangasem, Paliyan dan kalurahan lainnya," ujarnya.

Upaya ini diharapkan mampu mengubah persepsi petani terhadap program asuransi pertanian, sehingga ke depan AUTP dapat dimanfaatkan lebih luas sebagai perlindungan terhadap risiko di sektor pertanian yang kian tidak menentu.

Adapun bagi petani yang berminat mengikuti program AUTP, eserta wajib tergabung dalam kelompok tani dan memiliki Nomor Induk Kependudukan (NIK). Luas lahan yang diasuransikan maksimal 2 hektare dengan kategori tertentu, seperti sawah irigasi, tadah hujan, atau lahan rawa yang memiliki sumber air.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....