Pembangunan KDMP Terus Dikebut, Empat Kalurahan di Bantul Masih Terkendala Lahan
- 22 Feb 2026 19:46 WIB
- Yogyakarta
RRI.CO.ID, Bantul – Pemerintah Kabupaten Bantul memastikan jika pembangunan gerai Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di wilayahnya akan terus dikebut. Hingga kini, setidaknya ada empat kalurahan yang masih mengalami kendala pada lahan yang dibutuhkan.
Ketua Satgas Percepatan Pembentukan KDMP Kabupaten Bantul, Fenty Yusdayati menjelaskan, mayoritas kalurahan sudah memasuki tahap pemetaan lahan. Namun, ada tiga kalurahan yang belum mendapatkan lahan yang sesuai.
“Tiga kalurahan itu yakni Sumberagung, Sabdodadi, dan Argosari. Selain itu Kalurahan Jagalan, Kapanewon Banguntapan justru tidak memiliki lahan,” ucapnya, Minggu, 19 Februari 2026.
Fenty mengungkapkan, ada 10 lokasi yang proses pembangunannya hampir selesai. Pembangunan fisik di sejumlah titik tersebut ditargetkan rampung pada akhir Februari.
“Informasi terbaru yang sudah mendekati final itu Wukirsari, Tirtonirmolo, dan Trimurti. Insyaallah akhur bulan iki rampung,” ujarnya.
Sementara itu, Bupati Bantul Abdul Halim Muslih menyatakan jika KDMP merupakan langkah untuk mengembangkan ekonomi kerakyatan. Bupati menegaskan, Pemkab Bantul siap mendukung penuh program nasional dari pemerintah pusat tersebut.
“Di Bantul ini sudah terbentuk 75 KDMP berbadan hukum. Walaupun umumnya masih dalam tahap pembelajaran atau penyesuaian, kita tetap harus optimis. Semuanya berproses,” katanya.
Halim menambahkan, dukungan juga diwujudkan dengan mengeluarkan Surat Edaran (SE), agar para ASN menjadi anggota KDMP. Langkah ini bertujuan untuk meningkatkan modal operasional KDMP.
“Kalau yang ikut banyak, maka akan terjadi akumulasi modal yang besar. Sehingga koperasi menjadi besar dan SHU-nya juga meningkat. Maka saya serukan kembali agar para ASN se-Kabupaten Bantul wajib untuk mendaftarkan dirinya menjadi anggota KDMP,” ucapnya menambahkan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....