Akademisi Pertanyakan Soal Evakuasi WNI di Iran
- 21 Jun 2025 10:58 WIB
- Pusat Pemberitaan
KBRN, Jakarta: Jalur terbaik untuk evakuasi WNI di Iran kian dipertanyakan. Hal ini ditegaskan langsung oleh Guru Besar Bidang Geopolitik Timur Tengah UGM Siti Mutiah Setiawati
"Kalau masalah teknis mau lewat jalan darat, itu jalan mana? Mau akan dibawa kemudian negara tetangganya mungkin. Negara tetangganya kan juga tidak aman ya,” ujarnya saat berbincang bersama PRO3 RRI, Sabtu (21/6/2025).
Ia menjelaskan pertimbangannya jika dievakuasi jalur darat ke Pakistan, dimana mereka juga sedang berkonflik dengan India. Kemudian jika dibawa ke Irak, harus melewati fasilitas nuklir Iran.
Kemudian Siti juga menambahkan jika evakuasi jalur laut maka harus menyebrangi laut Arab atau teluk ke Arab Saudi. Tetapi, kabarnya Amerika Serikat akan mengirimkan kapal induknya melewati jalur tersebut, sehingga akan menjadi rawan.
Siti menyatakan, lewat jalur udara sejauh ini lebih aman, jika dibandingkan dengan jalur lainnya. Namun begitu, pesawat komersil Iran pernah ditembak oleh Amerika Serikat, yang menurut informasi merupakan salah sasaran.
“Harus dievakuasi, tapi pilih paling aman mana? memang namanya perang nggak ada yang aman, tetapi pilih paling aman. Saya rasa kalau menurut saya itu jalur udara paling aman meskipun berisiko dibandingkan yang jalur darat gitu,” katanya.
Ia menjelaskan sejak penyerangan 13 Juni 2025, Pemerintah Indonesia sudah siap-siap untuk mengevakuasi penduduk setempat. Mereka akan dievakuasi untuk dibawa ke tempat yang lebih aman.
“Jadi memang keadaan ini sangat sulit dan dibutuhkan perhitungan teknis. Caranya bagaimana, itu harus diperhitungkan betul,” ucapnya.
Ia berharap saat ini pemerintah mengeluarkan kebijakan mengenai evakuasi penduduk setempat. "Ini penting agar tidak menimbulkan pergolakan di antara WNI yang berada di sana," kata dia.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....