Kisah Cinta Terkutuk di Tanah Mamasa
- 14 Jul 2024 12:18 WIB
- Mamuju
KBRN, Mamuju : Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat menyimpan banyak legenda masa lampau yang terus dilestarikan hingga saat ini. Salah satu yang cukup menarik yaitu legenda mengenai kisah cinta sepasang kekasih yang melakukan pernikahan tanpa adanya restu dari orang tua dan keluarga, hingga akhirnya keduanya dikutuk menjadi batu.
Hingga saat ini, bongkahan batu berwarna kecoklatan sepanjang kurang lebih 3 meter dengan lebar 1 meter tersebut masih dapat dijumpai karena dijadikan salah satu obyek wisata oleh masyarakat setempat. Bongkahan batu tersebut disebut Batu Kumila. Wisata Batu Kumila ini berada di Desa Lambanan, Kecamatan Mamasa, Kabupaten Mamasa. Untuk menuju lokasinya, diperlukan waktu tempuh sekitar 15 menit dan dapat ditempuh menggunakan kendaraan roda dua maupun roda empat.
Menurut warga setempat, legenda mengenai Batu Kumila ini telah ada sejak sekitar abad ke-15 dan terus dipertahankan hingga kini. Meskipun belum dapat dipastikan kebenaran legenda tersebut, akan tetapi masyarakat setempat dan seluruh Mamasa pada umumnya menjadikan legenda tersebut sebagai sebuah pembelajaran bagi para generasi penerusnya agar tidak bermain-main dengan aturan adat istiadat yang berlaku khususnya menyangkut hal-hal yang sakral seperti perkawinan.
Bagi pengunjung yang berkunjung ke obyek wisata ini, juga dapat bersantai dan bermain air di sungai Mamasa, sebab obyek wisata ini berada tepat di sisi aliran sungai Mamasa yang menyajikan kesegaran air sungai yang jernih dengan bongkahan batu besar dan kecil di sisi sungai, sehingga menambah indah suasana khas pedesaan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....