Pemerintah Targetkan Pendapatan Pariwisata 2026 Capai USD24,7 Miliar

  • 12 Jan 2026 23:27 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

KBRN, Jakarta: Pemerintah menargetkan pendapatan dari sektor pariwisata pada tahun 2026 diproyeksikan mencapai USD24,7 miliar. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan, optimisme ini didasari sejumlah capaian positif bidang pariwisata pada tahun 2025.

Hingga triwulan III 2025, capaian sektor pariwisata tercatat mencapai USD13,8 miliar dengan jumlah kunjungan hampir 14 juta wisatawan. Pemerintah berharap target pariwisata 2025 dapat tercapai sesuai proyeksi.

"Target di tahun 2025 ini diproyeksikan 15 juta pengunjung ini tercapai. Di tahun 2026 targetnya 16 sampai dengan 17,6 juta kunjungan dan pendapatannya diperkirakan antara USD22-24,7 miliar dan kontribusinya bisa naik menjadi 4,5-4,7 persen (PDB)," ujarnya.

Untuk meraih target tersebut, pemerintah menekankan beberapa poin penting. Salah satunya percepatan akselerasi pembangunan infrastruktur dan peningkatan konektivitas antarbandara yang baru mulai dibuka pemerintah.

Selain infrastruktur, pemerintah menekankan aspek keselamatan dan keamanan wisatawan sebagai prioritas utama menjelang tahun 2026. Hal ini menjadi catatan penting agar destinasi wisata tetap nyaman dan aman bagi wisatawan domestik maupun internasional.

"Kemudian yang kedua tentu masalah keselamatan itu menjadi penting dan itu menjadi catatan untuk di tahun 2026," ujarnya. Selain itu, pemerintah juga akan menyiapkan sejumlah program menyambut bulan Ramadan dan Lebaran.

"Program terkait dengan tiket, terkait dengan program belanja dan sebagainya. Dan juga tentu tadi juga dilakukan pembahasan terkait dengan fasilitas visa yang nanti akan dilaporkan kepada Bapak Presiden," katanya.

Dalam hal ini, Wakil Presiden Gibran Rakabuming mengatakan sejumlah fokus utama pengembangan pariwisata nasional. Diantaranya penguatan infrastruktur, peningkatan akses dan keselamatan transportasi wisata, pembenahan kebijakan visa, serta penguatan koordinasi dengan pemerintah daerah.

Dalam penutupan Rakornas Kepariwisataan 2026, Wapres mengatakan pentingnya sinergi dan kolaborasi lintas kementerian dan lembaga. “Semakin solid, sinergi dan kerja-kerja kolaboratif seperti ini harus ditingkatkan,” ujarnya. (Edelweis Davina Muchtar)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....