Proyeksi Pariwisata Bali Tahun 2025
- 02 Jan 2025 08:05 WIB
- Denpasar
KBRN Denpasar: Pariwisata Bali di tahun 2025 menghadapi tantangan besar sekaligus peluang untuk tumbuh lebih baik. Sinergitas semua pihak menjadi kunci menghadapi berbagai persoalan yang muncul salah satunya masalah over-tourism, degradasi lingkungan, serta isu keamanan dan kenyamanan wisatawan. Pengamat pariwisata I Wayan Puspa Negara Kepada RRI di Denpasar (01/01/24) mengatakan Pada tahun 2024, Bali menargetkan 7 juta kunjungan wisatawan mancanegara, namun hingga November 2024, jumlah tersebut baru mencapai 5,8 juta. ia menyebut, hingga akhir tahun 2024, kunjungan wisatawan mancanegara hanya mencapai 6,3–6,4 juta. Sementara itu, kunjungan wisatawan domestik mencapai target 10 juta.
“Total wisatawan yang memasuki Bali pada 2024 diperkirakan mencapai 16 juta, dengan komposisi wisatawan lebih banyak terkonsentrasi di Bali Selatan. Hal ini menjadi tantangan serius karena menyebabkan over-tourism, degradasi lingkungan, dan kemacetan parah,” ujar Puspa Negara.
Puspa Negara mengatakan di tahun 2025, Pemerintah Provinsi Bali menargetkan kunjungan wisatawan mancanegara sebesar 6,6 juta lebih rendah dari target tahun sebelumnya dan wisatawan domestik sebesar 10,8 juta. Menurutnya, target tersebut lebih realistis dan berpeluang tercapai.
“Pasca-pandemi, pergerakan wisatawan domestik meningkat signifikan, dengan laporan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif menunjukkan sekitar 110 juta perjalanan wisata domestik pada 2025. Bali memiliki potensi besar untuk menarik wisatawan domestik,” jelas Puspa Negara.
Puspa Negara menyoroti kurangnya strategi komunikasi pemerintah dalam menangani isu-isu negatif yang beredar di dunia internasional. Ia berharap Sebagai destinasi wisata global, Bali mampu menjawab berbagai tantangan tersebut dengan tetap mempertahankan nilai-nilai budaya lokal, keseimbangan lingkungan, dan inovasi dalam pengelolaan pariwisata.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....