Tingkat Hunian Nusa Lembongan Stabil Jelang Akhir Tahun
- 22 Okt 2024 08:07 WIB
- Denpasar
KBRN, Klungkung: Kunjungan wisatawan ke Desa Lembongan, Kecamatan Nusa Penida terbilang stabil di tahun 2024 ini. Tidak saja kunjungan, tingkat hunian penginapan di wilayah tersebut juga stabil di kisaran 80-90 persen.
Perbekel Desa Lembongan, Kecamatan Nusa Penida Klungkung, Ketut Gede Arjaya kepada RRI mengungkapkan stabilitas okupansi ini didukung kunjungan wisatawan baik Nusantara maupun mancanegara yang tahun ini mencapai kisaran 5.000 - 7.000 orang per hari. ”Berdasarkan pengamatan yang saya lakukan pada Juli sampai saat ini, tingkat hunian di Desa Lembongan ini rata-rata 80-90 persen,” terang Perbekel Lembongan Ketut Gede Arjaya.
Arjaya mengatakan saat ini tren kunjungan pun mulai bergeser dari one day trip menjadi menginap dikarenakan wisatawan yang berkunjung didominasi dari wilayah Australia dan Eropa. "Fenomenanya sekarang astungkara itu banyak terjadi perubahan. Itu tergantung tipe turis yang datang. Artinya yang dulunya, kalau China itu biasanya one day tour. Tapi kalau Eropa saya yakinkan datang kesini pasti menginap," ujarnya.
Guna mempertahankan tingkat kunjungan tersebut, pihaknya menggandeng masyarakat untuk menjaga kebersihan lingkungan. Upaya ini selain untuk menjaga kelestarian alam, juga menjadi salah satu modal agar wisatawan betah tinggal di Nusa Penida, khususnya Lembongan.
"Makanya saya mengajak masyarakat bagaimana kita merubah karakter terutama terkait dengan kebersihan, lingkungan. Karena wisatawan Eropa sangat sensitif dengan alam, situasi dan kondisi alam. Kalau kotor mereka tidak mau datang," tegasnya.
"Oleh karena itu saya mengajak seluruh masyarakat, mulai saat ini dan seterusnya lingkungan di masing-masing wilayah harus dijaga kebersihannya. Untuk memilah sampah sesuai dengan program pemerintah itu harus dijalankan, demi lingkungan yang bersih, demi kunjungan wisatawan yang harapannya bisa bertahan, tidak one day tour saja," pungkasnya.
Di sisi lain, Arjaya juga berharap agar pemerintah dapat memberikan perhatian lebih pada kondisi infrastruktur di Nusa Penida, khususnya Lembongan. Sejumlah infrastruktur seperti jalan rusak, kurangnya daya listrik dan air bersih hingga blind spot dikatakan masih menjadi kendala di Nusa Penida dan dikeluhkan masyarakat lokal termasuk wisatawan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....