Melihat Perguruan Silat Terumbu Banten

  • 04 Sep 2024 20:30 WIB
  •  Jakarta

KBRN, Jakarta: Perguruan Pencak Silat Terumbu Banten, ternyata telah berdiri sejak abad ke-15 hingga awal abad ke-16 Masehi. Perguruan silat di bumi Banten itu didirikan oleh seorang ulama besar bernama Syaikh Datul Khofi' Al-Khofi'an bin Yunus.

Syaikh Datul Khofi' Al-Khofi'an sendiri juga dikenal oleh masyarakat luas sebagai seorang tokoh Islam (Waliyulloh) di Banten asal Bagdad, Irak dengan nama lain sebagai Syaikh Terumbu.

Dari berbagai sumber dan informasi yang didapat, ada sejumlah alasan penting mengapa Syaikh Terumbu saat itu memilih dan mendirikan perguruan Silat Terumbu di Banten. Alasan tersebut diantaranya yakni untuk melaksanakan syi'ar Islam atau dakwah Islam kepada masyarakat Pucuk Umun di wilayah Banten.

"Melalui dakwah bil-hal atau dakwah melalui Pencak Silat Terumbu Banten, Syaikh Terumbu bertujuan untuk mengajak masyarakat yang awalnya menganut keyakinan Hindu-Budha menjadi Islam," kata salah tokoh yang juga Dewan Penasehat Perguruan Pencak Silat Terumbu Banten, Adung Abdul Haris, dalam wawancara di RRI Pro 4 Jakarta. (02/09/24).

Lebih lanjut Haris juga menyampaikan, bahwa perguruan Silat Terumbu Banten ini memiliki Visi dan Misi untuk amar ma'ruf nahi mungkar, serta menanamkan ajaran moral dan mendidik generasi muda agar memiliki karakter serta kekuatan fisik, yang diwujudkan melalui latihan silat Terumbu Banten.

Pada bagian lain Haris dikesempatan ini juga menjelaskan, bahwa hingga saat ini, perguruan tersebut memiliki sekitar 900 ribu anggota yang tersebar di seluruh Indonesia.

"Detailnya bisa ditanyakan langsung kepada para pengurus pusat Terumbu Banten," jelasnya.

Saat ini, kegiatan internal perguruan terus aktif, terutama dalam mempelajari jurus baku sembilan atau jurus dasar yang diajarkan oleh Perguruan Pencak Silat Terumbu Banten. Latihan rutin dilaksanakan dua kali seminggu di setiap padepokan yang ada di seluruh Indonesia. Selain itu, Dewan Pengurus Pusat (DPP) Terumbu Banten juga rutin menggelar acara diklat kepelatihan bagi para guru dan calon guru Silat Terumbu Banten setiap tahunnya.

Haris berharap perguruan Pencak Silat Terumbu Banten terus mendapatkan apresiasi dari masyarakat, mengingat perguruan ini telah berusia 500 tahun.

"Lebih dari itu, dalam konteks saat ini, perguruan Pencak Silat Terumbu Banten juga bisa diterima oleh generasi milenial. Hal ini penting agar generasi milenial memiliki kekuatan fisik dan mental, serta bisa terinfiltrasi oleh ajaran moral yang pernah ditanamkan oleh Syaikh Terumbu," harapnya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....