FKUB Jayawijaya Ajak Warga Rawat Toleransi di Momentum Idul Adha

  • 28 Mei 2026 03:03 WIB
  •  Wamena

RRI.CO.ID, Wamena - Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan, mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga persatuan, toleransi, dan hidup berdampingan secara damai di tengah keberagaman. Ajakan tersebut disampaikan Sekretaris FKUB Kabupaten Jayawijaya, Pendeta Alexander Mauri, saat menghadiri kegiatan penyembelihan hewan kurban di Sekretariat DPD LDII Kabupaten Jayawijaya, Rabu (27/5/2026).

Pada kesempatan itu, Alexander Mauri, menyampaikan ucapan selamat Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah kepada seluruh umat Muslim di Kabupaten Jayawijaya dan Papua Pegunungan. “Kami mewakili pengurus FKUB menyampaikan selamat merayakan Hari Raya Idul Adha bagi umat Muslim yang ada di Kabupaten Jayawijaya Provinsi Papua Pegunungan,” ujarnya.

Dikatakan, semangat pengorbanan yang diwariskan Nabi Ibrahim, hendaknya menjadi motivasi bersama untuk membangun kehidupan yang penuh kasih, saling menghormati, serta rela berkorban demi sesama. Momentum Idul Adha, juga menjadi pengingat penting bagi masyarakat Jayawijaya untuk kembali mempererat hubungan persaudaraan setelah beberapa waktu terakhir daerah itu menghadapi situasi yang kurang kondusif.

“Biarlah melalui semangat Hari Raya Kurban ini kita belajar menerima segala sesuatu dan melupakan semua yang sudah terjadi. Saling memaafkan, berdamai, dan hidup berdampingan sebagai anak bangsa dan anak adat di wilayah Lapago,” ungkapnya.

Ia menegaskan, Papua Pegunungan merupakan rumah bersama bagi seluruh masyarakat tanpa memandang latar belakang suku maupun agama. Karena itu, seluruh elemen masyarakat diajak menjaga kerukunan dan membangun tali kasih antarumat beragama.

“Papua Pegunungan milik kita bersama, mari kita rawat Kabupaten Jayawijaya dan Provinsi Papua Pegunungan dengan hidup dalam kerukunan di antara sesama umat beragama dan suku-suku yang ada,” tegasnya.

Alexander juga menekankan pentingnya menjaga toleransi dalam kehidupan sehari-hari agar tercipta suasana Wamena yang aman, nyaman, damai, dan indah.

“Saya sebagai orang Kristen, hari ini bersama teman-teman umat Muslim yang merayakan Hari Raya Iduladha. Kita bersama-sama menjaga toleransi, hidup rukun dan damai di antara sesama sehingga tercipta Wamena sebagai kota yang aman, nyaman, dan indah,” tutupnya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....