Bupati Jayawijaya Ajak Warga Jaga Kedamaian Usai Insiden di FBLB

  • 10 Agt 2026 17:46 WIB
  •  Wamena

RRI.CO.ID, Wamena – Bupati Jayawijaya Atenius Murip, S.H., M.H., menyatakan keprihatinan mendalam atas insiden penembakan yang terjadi saat Festival Budaya Lembah Baliem (FBLB) ke-34 di Distrik Walesi, pada Sabtu 8 Agustus 2026. Bupati memastikan dua korban telah mendapat penanganan intensif di RSUD Jayawijaya, sementara aparat kepolisian bersama pemerintah daerah melakukan penyelidikan menyeluruh.

Dikatakan, penembakan tersebut dilakukan oleh orang yang belum diketahui identitasnya. Pemerintah daerah menyerahkan proses pengungkapan kasus kepada aparat penegak hukum dan meminta masyarakat tidak mengambil tindakan yang dapat memperkeruh situasi.

“Saya mengimbau kepada seluruh masyarakat Jayawijaya untuk tetap tenang, tidak mudah terprovokasi, dan tidak menyebarkan informasi yang belum tentu kebenarannya,” kata Atenius, kepada awak media, Senin (10/8/2026).

Terkait insiden itu, Atenius mengajak seluruh masyarakat untuk tetap menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan masing-masing agar situasi Kabupaten Jayawijaya tetap kondusif. Menurutnya, persatuan dan kedamaian harus menjadi prioritas setelah insiden yang terjadi di tengah pelaksanaan festival budaya tersebut.

"Kami juga menyampaikan permohonan maaf kepada wisatawan mancanegara, wisatawan domestik, dan seluruh masyarakat atas ketidaknyamanan selama kegiatan FBLB ke-34 berlangsung," pungkasnya.

Ditegaskan, pemerintah daerah akan melakukan evaluasi dan perbaikan secara menyeluruh, termasuk dalam aspek keamanan penyelenggaraan kegiatan. Langkah tersebut diharapkan dapat mencegah kejadian serupa kembali terjadi di kemudian hari.

“Mari kita jaga persatuan dan kedamaian di Kabupaten Jayawijaya,” tutupnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....