Bupati Jayawijaya: Karnaval Budaya Jadi Ruang Rawat Jati Diri
- 11 Agt 2026 06:56 WIB
- Wamena
RRI.CO.ID, Wamena – Bupati Jayawijaya Atenius Murip, S.H., M.H., menegaskan Karnaval Budaya Nusantara menjadi salah satu ruang penting untuk menjaga jati diri masyarakat di tengah derasnya arus modernisasi dan globalisasi. Hal itu disampaikan Atenius Murip saat membuka Karnaval Budaya Nusantara di Kabupaten Jayawijaya, Senin (10/8/2026).
Kegiatan tersebut merupakan agenda Kabupaten Jayawijaya sekaligus bagian dari rangkaian Festival Budaya Lembah Baliem (FBLB) ke-34 tahun 2026. Menurut Bupati, karnaval budaya tidak sekadar menjadi ajang pertunjukan, tetapi sarana untuk melestarikan warisan leluhur melalui pengenalan pakaian adat, tarian, serta berbagai kesenian daerah.
“Di tengah arus modernisasi dan globalisasi yang begitu deras, kita tidak boleh kehilangan jati diri sebagai bangsa yang berbudaya,” ujar Atenius.
Dikatakan, kegiatan tersebut juga menjadi wadah untuk menyatukan berbagai kelompok masyarakat dalam suasana kebersamaan dan kerukunan. Selain itu, pelaksanaan karnaval diharapkan turut memberikan ruang bagi pelaku usaha kecil dan produk lokal agar dapat berkembang dan dikenal masyarakat.
Pada momentum ini, Bupati juga memberikan apresiasi dan terima kasih kepada panitia, sponsor, serta seluruh pihak yang telah bekerja keras menyukseskan kegiatan tersebut. Ia juga mengapresiasi seluruh peserta yang telah mencurahkan kreativitas, tenaga, dan semangat dalam menampilkan kekayaan budaya daerah.
“Mari kita tunjukkan bahwa masyarakat Kabupaten Jayawijaya adalah masyarakat yang ramah dan cinta damai,” tegasnya.
Kehadiran dan partisipasi masyarakat dalam Karnaval Budaya Nusantara merupakan bentuk dukungan terhadap program pemerintah daerah. Lebih dari itu, kegiatan tersebut menjadi wujud komitmen bersama untuk menjaga, melestarikan, dan mewariskan kekayaan budaya leluhur kepada generasi penerus.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....