MBG Terhenti Sementara di Wamena, Ini Penyebabnya

  • 30 Jan 2026 12:51 WIB
  •  Wamena

RRI.CO.ID, Wamena: Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di beberapa sekolah di Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan, untuk saat ini tidak dapat berjalan. Pemberhentian sementara distribusi MBG di beberapa sekolah di Kota Wamena, dikarenakan adanya perubahan sistem keungan dari Badan Gizi Nasional dan Kementerian Keungan RI, yang berdampak pada tidak beroperasinya 2 (dua) Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di daerah itu.

Ketua Kelompok SPPG Badan Gizi Nasional (BGN) Provinsi Papua Pegunungan, Wahyu Adi Pratama, menyatakan bahwa sistem keungan MBG di tahun ini berbeda dengan di tahun sebelumnya. Jika di tahun 2025 dana MBG di transfer setiap dua minggu, ditahun ini justru akan menggunakan sistim top up atau penambahan saldo seara otomatis.

“Untuk sementara kita hentikan dulu karena dana operasional dapur sudah habis, ini karena sistim yang baru. Jadi di tahun ini misalkan dana dapur sisa 100 juta nanti itu akan di top up secara otomatis dari Kementerian Keungan,” kata Wahyu Adi Pratama, saat di temui awak media di salah satu SPPG di Wamena, Selasa (27/1/2026)

Dari 4 SPPG di kota Wamena, 2 diantaranya tidak dapat berjalan karena dana operasional yang telah habis dan mengakibatkan 33 sekolah untuk sementara tidak dapat di distribusikan MBG. Sedangkan 2 SPPG lainnya, hingga kini masih berjalan karena pihak mitra untuk sementara menggunakan dana pribadi.

Lanjut Wahyu, sehubungan dengan pemberhentian sementara MBG di kota Wamena dengan adanya sistim keuangan baru, pihaknya telah melaporkan ke BGN Pusat. Ia memastikan pendistribusian MBG ke sekolah yang terdampak akan kembali normal pada minggu mendatang.

“Kalau pengurusan di Kementerian Keuangan, itu bisa 1 sampai 5 hari pengurusan keuangannya, kemungkinan minggu ini uang sudah masuk, paling lambatlah itu sudah mulai lagi,” pungkasnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....