Program MBG Salah Satu Penguatan Ekonomi Kerakyatan
- 04 Des 2025 20:13 WIB
- Wamena
KBRN, Wamena: Pemerintah kembali menegaskan komitmennya dalam menyukseskan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menjadi salah satu prioritas nasional. Memasuki periode November 2025, program ini menunjukkan perkembangan signifikan dari sisi cakupan penerima manfaat maupun penguatan ekosistem pendukung di tingkat pusat dan daerah.
Berdasarkan laporan resmi pemerintah, MBG ditargetkan menjangkau 82,9 juta penerima pada tahun ini. Di sejumlah daerah, implementasi MBG berjalan positif. Di Jawa Tengah, lebih dari 6,3 juta penerima manfaat telah terlayani melalui pendistribusian yang terkoordinasi antara pemerintah daerah, sekolah, dan satuan layanan pemenuhan gizi.
Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, menegaskan bahwa MBG bukan sekadar program bantuan sosial.
“Program ini bukan sekadar memberikan makanan bergizi, tetapi membangun ekosistem ekonomi kerakyatan yang lebih kuat, yang melibatkan seluruh pelaku rantai pasok dari hulu hingga hilir,” ujarnya.
Program ini tidak hanya menyasar pemenuhan gizi anak dan kelompok rentan, tetapi juga berfungsi sebagai penggerak ekonomi lokal melalui penggunaan bahan pangan dari petani, nelayan, peternak, dan UMKM.
Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, juga menekankan bahwa MBG merupakan investasi jangka panjang bagi kualitas sumber daya manusia Indonesia.
“MBG adalah investasi besar untuk menyiapkan generasi yang lebih sehat, cerdas, dan siap bersaing. Ketika ekonomi desa bergerak karena program ini, manfaatnya bekerja dari bawah,” tegasnya.
Pemerintah mengajak seluruh lembaga, pemerintah daerah, dunia usaha, dan masyarakat untuk terus menjaga sinergi agar MBG dapat menjadi pilar penting dalam peningkatan kualitas hidup dan penguatan ekonomi nasional.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....