Mengapa Menahan Bersin Berbahaya?
- 13 Okt 2025 19:46 WIB
- Wamena
KBRN, Wamena: Menahan bersin itu berbahaya karena saat bersin, tubuh mengeluarkan udara dengan kecepatan dan tekanan yang sangat tinggi (bisa mencapai lebih dari 160 km/jam). Jika ditahan (misalnya dengan menutup mulut dan hidung), tekanan udara tersebut tidak bisa keluar dan akan mencari jalan lain, yang dapat menyebabkan berbagai risiko cedera atau masalah kesehatan, seperti:
1. Pecahnya Gendang Telinga
Tekanan udara bisa terdorong ke saluran yang menghubungkan hidung dan telinga (tuba eustachius), menyebabkan peningkatan tekanan hebat di telinga dan berpotensi merobek gendang telinga. Ini bisa menyebabkan gangguan pendengaran (sementara atau permanen) dan rasa sakit.
| Baca juga: Berjalan Saat Tidur, Kenali Penyebabnya |
2. Kerusakan Pembuluh Darah Kecil
Peningkatan tekanan di rongga kepala dan wajah dapat menyebabkan pembuluh darah kecil (kapiler) di mata, hidung, atau gendang telinga pecah. Di mata, ini terlihat sebagai bintik merah (pendarahan subkonjungtiva), dan di hidung bisa menyebabkan mimisan.
3. Cedera pada Tenggorokan
Ada kasus langka di mana menahan bersin terlalu kuat menyebabkan robeknya tenggorokan (ruptur faring).
4. Cedera Diafragma atau Patah Tulang Rusuk
Tekanan udara yang tertahan dengan kuat bisa dipaksa masuk ke paru-paru dengan tenaga besar, yang pada kasus ekstrem (terutama pada orang yang sudah lemah) dapat menyebabkan cedera pada diafragma (otot pernapasan) atau bahkan patah tulang rusuk.
5. Pecahnya Aneurisma Otak
Meskipun sangat jarang terjadi, pada individu dengan kondisi pembuluh darah yang sudah lemah atau memiliki aneurisma otak (pelebaran pembuluh darah), peningkatan tekanan yang mendadak dan tinggi akibat menahan bersin berpotensi memicu pecahnya aneurisma, yang merupakan kondisi darurat medis.
6. Infeksi
Bersin berfungsi mengeluarkan kuman atau partikel asing dari saluran hidung. Jika ditahan, kuman tersebut bisa kembali masuk dan terdorong ke saluran lain (misalnya telinga tengah), meningkatkan risiko infeksi.
Kesimpulannya, meskipun bersin di tempat umum seringkali dianggap kurang sopan, menahannya dapat menimbulkan risiko cedera serius. Cara yang benar adalah membiarkan bersin keluar secara alami, namun dengan menutupinya menggunakan tisu atau siku bagian dalam untuk mencegah penyebaran kuman.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....