Rehabilitasi Pascakonflik, Bupati Jayawijaya: Kita Tidak Tinggal Diam
- 13 Jul 2026 21:57 WIB
- Wamena
RRI.CO.ID, Wamena: Untuk membangun kembali ratusan rumah yang terbakar saat konflik antar warga di Kota Wamena pada mei lalu, Pemda Jayawijaya telah merangkum data lalu menyurat secara bertahap dari provinsi hingga kepada kementerian terkait di Pusat.
Bupati Jayawijaya, Athenius Murip mengatakan, untuk membangun ratusan rumah yang terbakar, pemerintah tidak bisa melakukannya dengan cara sulap, tapi membutuhkan tahapan dan proses, program dan anggaran.
“Tapi (untuk) emergency sudah kami sampai ke pusat dari provinsi, Kemendagri kemudian BNPB, Kementerian Perumahan dan Permukiman Republik Indonesia, kami sudah menyurati. Dari Bupati ke Provinsi, Provinsi akan ke sana” Katanya di Wamena, Senin (13/07/26).
Bupati menegaskan, Pemda Jayawijaya tidak tinggal diam untuk proses pembangunan dimaksud. Dengan demikian kepada para pihak yang masih terus mengkritisi, Ia meminta untuk tetap bersabar dan diharapkan memahami mekanisme birokrasi yang harus dilalui pemerintah.
“Membangun ini tidak perkara muda, seandainya kami Kabupaten ini mampu atau semua orang bisa, sudah satu malam itu bisa sulap tapi tidak. Kita tidak tinggal diam, kita pun juga menyambut ke sana, tolong, kami pesan kepada masyarakat yang masih mengganggu ini tolong kalian berhenti” Tegasnya.
Saat ditanya kapan bisa dibangun, Bupati Murip mengatakan, jika berbagai upaya yang dilakukan Pemda kepada pemerintah pusat direspon maka secepatnya Pemda Jayawijaya akan lakukan pembangunan akan dilakukan.
“Secepatnya, kalau dari pemerintah pusat yang kita mengurus ini ditanggapi kita akan lakukan. Kita ini tidak tidur, kita ini kerja, tidak muda membalikan telapak tangan, kita kerja berusaha mewujudkan itu, tunggu bertahap, kita tidak diam, kalo belum jalan kita akan pergi lagi” Tegas Bupati sekaligus merespon kritik yang kerap disampaikan di media tentang lambatnya pembangunan.
Sebelumnya dilaporkan sebanyak 275 rumah terbakar pada konflik antar warga yang terjadi pada 15 mei di Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Provinsi Papua Pegunungan (*).
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....