Mendorong UMKM Tumbuh dan Tangguh
- 31 Mei 2025 12:51 WIB
- Purwokerto
KBRN, Banyumas : Pemerintah Kabupaten Banyumas melakukan berbagai upaya agar Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah UMKM di Banyumas menjadi tangguh. Hampir 100.000 UMKM telah dibina agar daya saing, produktivitas, dan kualitas produksinya semakin tahan terhadap berbagai rintangan.
Secara garis besar, ada tiga strategi Pemkab Banyumas dalam meningkatkan produktivitas dan daya saing UMKM. Hal ini dijelaskan Tasroh, SS. MPA., M.Sc, Kepala Bidang Hubungan Industrial Dinakerkop UKM Kabupaten Banyumas, dalam siaran Mozaik Indonesia (27/05/2025).
Strategi pertama yaitu dalam hal regulasi. Pemkab Banyumas telah mengeluarkan peraturan daerah dan peraturan bupati yang mendukung pemberdayaan UMKM.
Strategi kedua yaitu memberikan technical assistance. Misalnya berupa pelatihan, advokasi, dan promosi atau pemasaran digital untuk memperluas jejaring pasar.
Selanjutnya, strategi ketiga yaitu bantuan modal. Bantuan modal ini dikeluarkan untuk mendukung pengembangan UMKM.
“Ketika pemerintah sudah membuka peluang pasar, hal utama yang harus disiapkan adalah kemampuan UMKM merespons pasar tersebut. Pemda hanya memfasilitasi,” jelas Tasroh, SS. MPA., M.Sc.
“Kualitas produk harus aman, baik, dan sehat agar tidak ada komplain dari pasar. Seluruh proses produksi, standar kompetensi, juga standar proses bisnis harus dipatuhi agar tidak mengecewakan konsumen.” tambahnya
Pemkab Banyumas terus melakukan konsultasi dengan para konsultan dan akademisi untuk mendampingi kebutuhan UMKM. Misalnya, terkait strategi mengembangkan bisnis, mengembangkan produk, mengurus hak paten, dan menjual produk di market place.
Tasroh, SS. MPA., M.Sc berpesan kepada para pelaku UMKM untuk terus mau belajar. “UMKM kalau mau tumbuh dan tangguh harus terus mau belajar. Jangan mudah merasa puas dan cukup karena bisnis selalu dinamis dan tidak pernah terbatas,” pungkasnya. (Tia)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....