Ruang UMKM: Kripik Tempe dari Sagu Aren

  • 27 Jan 2025 21:20 WIB
  •  Banjarmasin

KBRN, Banjarmasin: Keripik tempe berbahan dasar sagu aren adalah usaha yang dirintis oleh Quratul Aini sejak tahun 2018. Usaha ini berawal dari keterbatasan ekonomi keluarga akibat sepinya job di perusahaan swasta tempat suaminya bekerja.

Eni, panggilan akrab Quratul Aini, pengusaha wanita asal Landasan Ulin, Banjarbaru, awalnya menjalankan usaha bersama temannya. Hal ini disampaikan dalam acara Mozaik Indonesia Ruang UMKM di RRI Pro1 Banjarmasin, Senin (27/1/2025) sore.

"Keripik tempe sagu aren ini memiliki keunggulan nutrisi, diantaranya mengandung karbohidrat 26% dan protein 17%. Harga yang ditawarkan bervariasi dan cukup terjangkau, yakni dari Rp10.000 sampai Rp20.000," ujar Eni.

Menurut Eni, cemilan ini berbeda dari keripik tempe pada umumnya yang biasa menggunakan tepung tapioka. Terutama yang berasal dari Pulau Jawa dan daerah lainnya.

Untuk inovasi yang disajikan dalam cemilan sehat ini terletak pada penggunaan sagu aren murni sebagai bahan utama, menjadikannya lebih khas dan orisinal. Varian rasa yang ditawarkan pun beragam, seperti orisinal, sapi panggang barbeque, jagung manis, pedas jeruk purut dan pedas biasa.

Eni juga mengatakan, dalam sehari mampu memproduksi hingga 6 kg keripik tempe sagu aren. Pemasaran produk dilakukan secara offline, online, dari mulut ke mulut, hingga melalui bazar dan komunitas usaha.

“Usaha ini terus berkembang berkat dukungan suami dan bantuan teman-teman dalam pemasaran," ucapnya.

Usaha yang dilakukan Eni mendapat dukungan dari Binaan Rumah BUMN BNI, yang membantu memperluas jangkauan pemasaran. Bahkan, produk ini telah menembus pasar nasional hingga ke Makassar dan Kutai Timur.

"Salah satu kendala yang dihadapi adalah pengemasan produk. Karena keripik tempe sagu aren ini sangat tipis, keripik mudah hancur saat dikirim ke daerah yang jauh,” kata Eni, menambah penjelasan.

Varian rasa keripik tempe berbahan dasar sagu aren produksi Eni. (Foto: Tangkapan Layar Youtube RRI Pro 1 Banjarmasin)

Sementara itu Marliana, pelaku usaha yang juga memasarkan keripik tempe sagu aren berharap kedepannya semakin luas. Terutama untuk pemasarannya tidak hanya lokal, tapi nasional menjangkau kota-kota besar di Indonesia.

"Kami bersyukur keripik tempe sagu aren ini banyak peminatnya dan alhamdulillah berkah usaha ini. Kami memperoleh prestasi Juara 1 Lomba UP2K Kota Banjarbaru pada tahun 2023. Harapan ke depannya adalah memperluas pemasaran, menambah reseller, dan meningkatkan daya tahan produk agar semakin dikenal masyarakat," ucap Marliana.

Marliana berharap jumlah reseller yang bergabung dapat bertambah sehingga semakin banyak masyarakat yang mengenal dan menikmati inovasi cemilan sehat ini. Dengan pemasaran yang semakin meluas, diharapkan dapat meningkatkan kualitas produk dan inovasi, dan diminati pasar.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....