Bulog Bojonegoro Pastikan Tidak Ada Praktik Oplosan Bantuan Beras

  • 24 Sep 2026 20:55 WIB
  •  Tuban

‎RRI.CO.ID, Tuban - Perum Bulog Cabang Bojonegoro memastikan tidak ada praktik pengoplosan dalam distribusi bantuan untuk alokasi Juli hingga September 2026. Hal itu sebagai bentuk respon dari isu miring seputar kualitas beras Bantuan Pangan di Kecamatan Semanding, Kabupaten Tuban.‎

‎Penjelasan tersebut disampaikan usai adanya aduan warga terkait sebagian beras bantuan yang dinilai kurang layak akibat berubah warna menjadi kekuningan. Menanggapi hal tersebut, Pemimpin Cabang BULOG Bojonegoro, Umar Said, menegaskan bahwa pihaknya langsung bergerak cepat melakukan peninjauan langsung ke lapangan.‎

‎"Kami pastikan tidak ada praktik pengoplosan. Keluhan terkait perubahan kondisi beras telah kami tindak lanjuti melalui pengecekan di lapangan," ujar Umar, Kamis, 24 September 2026.‎

‎Ia menjelaskan, prosedur kendali mutu di BULOG telah berjalan ketat sejak barang diterima, disimpan, dikemas, hingga siap didistribusikan. Perawatan rutin seperti spraying dan fumigasi juga rutin dilakukan di gudang guna mencegah penurunan kualitas akibat hama.‎

‎Sebagai langkah preventif lanjutan, Bulog Bojonegoro kini membentuk Tim Monitoring dan Evaluasi Kualitas dan Kuantitas Penyaluran. Tim ini bertugas menyaring mutu beras sebelum dikirim ke titik-titik distribusi, serta menggandeng pihak kecamatan dan desa untuk melakukan pemeriksaan ulang bersama.

‎Bulog juga membuka ruang pengaduan seluas-luasnya bagi masyarakat. Apabila ditemukan beras yang bermutu rendah, warga dapat melapor melalui satgas desa atau pemerintah desa setempat.‎

‎"Eetiap aduan yang terverifikasi akan langsung ditindaklanjuti dengan penggantian unit baru dalam kurun waktu maksimal 24 jam. Contoh kasus di desa Prunggahanwetan, Tuban, tim Bulog sigap menarik dan menukar beras warga dengan kualitas yang jauh lebih prima," jelasnya.‎

‎Langkah sigap Bulog ini mendapat sambutan hangat dari tingkat pemerintahan setempat. Kepala Desa Prunggahanwetan, Hari Winarko, menyampaikan apresiasinya setelah mendampingi langsung proses penukaran beras bantuan bagi warganya.‎

‎"Alhamdulillah, pihak Bulog sudah langsung mengganti berasnya dengan kualitas yang baik dan tidak berbau. Saya mengucapkan terima kasih kepada pihak Bulog atas respons cepatnya," ucap Hari.‎

‎Bulog berharap, agar masyarakat tidak ragu melapor jika menemukan kendala serupa, demi memastikan hak pangan warga terpenuhi secara layak dan berkualitas.

‎

‎

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....