Kick Off Hari Santri di Lamongan, Usung Program Strategis Organisasi

  • 20 Sep 2026 14:52 WIB
  •  Tuban

RRI.CO.ID, Lamongan – Ribuan santri memadati Alun-Alun Lamongan saat kick-off peringatan Hari Santri Nasional (HSN) 2026 yang digelar Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Lamongan, Sabtu 19 September 2026.

Semangat para santri dan pelajar Nahdliyin terlihat dari ratusan regu pramuka Ma’arif NU yang mengikuti kegiatan Jelajah Santri. Kegiatan ini menjadi penanda dimulainya rangkaian peringatan Hari Santri 2026 di Kabupaten Lamongan.

Jelajah Santri digagas Lembaga Pendidikan (LP) Ma’arif NU Cabang Lamongan dengan mengusung semangat edukatif, kolaboratif, sekaligus penguatan karakter generasi muda. Kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari pelaksanaan program kerja LP Ma’arif yang diselaraskan dengan visi PCNU Lamongan masa khidmat 2026–2030.

Ketua PC LP Ma’arif NU Lamongan H. Ali Nurdin mengatakan, Jelajah Santri tidak hanya menjadi ruang berkumpul dan berkompetisi bagi para pelajar, tetapi juga bagian dari program strategis organisasi.

“Agenda utamanya adalah kick-off Hari Santri Nasional PCNU Lamongan. Dasar pelaksanaannya berpatokan pada program kerja LP Ma’arif serta arahan program PCNU Lamongan,” katanya.

Sedikitnya 1.200 peserta dari 15 Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Ma’arif NU se-Kabupaten Lamongan turut ambil bagian. Setiap kecamatan mengirimkan delapan regu terbaik yang terdiri dari empat regu tingkat SD/MI dan empat regu tingkat MTs/SMP.

Para peserta didampingi 90 pendamping regu dan 15 Pimpinan Kontingen (Pinkon). Mereka mengikuti rangkaian kegiatan yang dirancang untuk mengasah keterampilan, kekompakan, serta karakter para pelajar.

Ketua PCNU Lamongan KH Syahrul Munir mengapresiasi konsistensi LP Ma’arif NU Lamongan dalam membentuk mental dan karakter generasi muda Nahdliyin. Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi pendidikan, kepramukaan, dan peringatan Hari Santri.

“Kami sangat mengapresiasi Pak Ali Nurdin dan seluruh jajaran. Kemarin baru saja tuntas Kursus Mahir Dasar (KMD), dan hari ini disinergikan langsung dengan pembukaan Hari Santri. Ini langkah luar biasa untuk kemajuan Ma’arif,” ujarnya.

Rangkaian HSN 2026 di Lamongan juga tidak hanya diisi kegiatan kepramukaan. PCNU Lamongan menyiapkan sejumlah kompetisi yang mengasah kemampuan intelektual sekaligus pemahaman ke-NU-an, di antaranya Cerdas Cermat Aswaja dan Lomba Membaca Kitab Qanun Asasi NU.

KH Syahrul Munir menilai lomba membaca Kitab Qanun Asasi menjadi salah satu agenda penting karena mendorong generasi muda untuk kembali memahami dan menjiwai dasar pemikiran serta nilai-nilai yang menjadi pijakan Nahdlatul Ulama.

“Di momen Hari Santri ini, yang sangat krusial adalah lomba membaca kitab Qanun Asasi. Ini selaras dengan misi Ketum PBNU yang baru untuk mengajak kita semua kembali menjiwai Qanun Asasi Nahdlatul Ulama,” tuturnya.

Kehadiran perwakilan Pengurus Wilayah (PW) LP Ma’arif NU Jawa Timur dari Surabaya turut memberikan dukungan terhadap pelaksanaan kegiatan. Semangat ribuan peserta diharapkan terus terjaga hingga seluruh rangkaian peringatan HSN 2026 di Kabupaten Lamongan selesai digelar.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....