Arpusda Lamongan Jadikan Momen Hari Kunjung Perpustakaan Tumbuhkan Minat Baca

  • 16 Sep 2026 16:28 WIB
  •  Tuban

RRI.CO.ID, Lamongan - Momentum Hari Kunjung Perpustakaan, Ruang Baca Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Daerah Lamongan disulap menjadi ruang belajar yang penuh keceriaan, Rabu 16 September 2026. Ratusan anak usia dini diajak mengenal buku dan dunia literasi melalui kegiatan edukatif dan menyenangkan dalam

Keceriaan terlihat dari antusiasme siswa TK Alam Citra Insani dan KB/TK Hidayatul Ummah Jotosanur yang mengikuti rangkaian kegiatan di Gedung Perpustakaan Daerah Lamongan. Sebanyak 50 siswa TK Alam Citra Insani dan 52 siswa KB Hidayatul Ummah hadir secara rombongan.

Tidak hanya diajak membaca, anak-anak juga mengikuti berbagai aktivitas yang dirancang agar perpustakaan terasa dekat dan menyenangkan. Mulai dari lomba mewarnai, sesi mendongeng atau storytelling, hingga safari literasi untuk mengenal berbagai sudut dan layanan perpustakaan.

Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Daerah (Arpusda) Kabupaten Lamongan, Umuronah, mengatakan Hari Kunjung Perpustakaan menjadi momentum penting untuk mengenalkan dunia literasi sejak usia dini sekaligus menumbuhkan minat dan kegemaran membaca.

"Hari ini menjadi momentum yang sangat istimewa karena perpustakaan tidak hanya menjadi tempat membaca, tetapi juga menjadi ruang yang menyenangkan bagi anak-anak untuk belajar, bermain, dan mengenal dunia literasi sejak dini," ujarnya.

Menurutnya, kunjungan anak-anak usia dini sengaja dikemas dengan berbagai permainan dan kegiatan kreatif agar mereka mendapatkan pengalaman pertama yang positif terhadap buku dan perpustakaan.

"Kami ingin menghadirkan pengalaman bahwa berkunjung ke perpustakaan itu menyenangkan, sehingga anak-anak memiliki kenangan positif dan tumbuh kecintaan terhadap buku serta kegiatan membaca," katanya.

Umuronah menuturkan, perpustakaan memiliki peran lebih luas sebagai pusat pengetahuan sekaligus ruang belajar sepanjang hayat. Karena itu, budaya literasi perlu dibangun sejak anak berada pada usia emas atau golden age.

"Literasi perlu ditanamkan sejak usia dini. Bukan hanya kemampuan membaca dan menulis, tetapi juga bagaimana anak memiliki rasa ingin tahu, mampu berimajinasi, berkomunikasi, dan belajar memahami lingkungan di sekitarnya," tuturnya.

Ia berharap kegiatan tersebut tidak berhenti sebagai agenda seremonial Hari Kunjung Perpustakaan. Kesadaran orang tua dan tenaga pendidik untuk membawa anak ke perpustakaan diharapkan terus tumbuh, sehingga perpustakaan menjadi bagian dari aktivitas belajar sehari-hari.

Antusiasme juga terlihat dari orang tua yang turut mendampingi anak-anak selama kegiatan. Suasana semakin meriah ketika panitia membagikan doorprize kepada para pemenang lomba mewarnai serta siswa yang aktif mengikuti rangkaian kegiatan.

Umuronah mengajak masyarakat menjadikan perpustakaan sebagai ruang bersama untuk belajar dan menumbuhkan budaya literasi. Sebab, menurutnya, kebiasaan sederhana mendengarkan cerita, mengenal buku, dan berkunjung ke perpustakaan sejak dini dapat menjadi pintu bagi tumbuhnya imajinasi dan cita-cita anak di masa depan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....