Solusi Bangun Indonesia Catat Laba Rp278 Miliar di tengah Tantangan Industri

  • 04 Sep 2026 13:41 WIB
  •  Tuban

‎‎RRI.CO.ID, Tuban - PT Solusi Bangun Indonesia Tbk (SBI) sukses mempertahankan tren positif di tengah ketatnya persaingan industri semen nasional. Sepanjang semester pertama tahun ini, perusahaan mencatatkan volume penjualan sebesar 6,10 juta ton atau tumbuh 6,9% dibanding periode yang sama tahun lalu.

‎‎Capaian tersebut diraih di tengah tantangan tekanan overcapacity yang memicu perang harga, serta beban biaya logistik dan energi yang tinggi. Kinerja positif tersebut turut mendongkrak pendapatan perseroan sebesar 10,63% menjadi Rp5,5 triliun hingga penghujung Juni 2026.

‎‎Laba kotor tercatat meningkat 15,9% menjadi Rp1,20 triliun, sementara perolehan EBITDA mencapai Rp806 miliar. Perusahaan juga mengantongi laba periode berjalan sebesar Rp278 miliar, naik 4,31% dibanding semester pertama tahun sebelumnya.

‎‎Direktur Utama PT Solusi Bangun Indonesia, Rizki Kresno Edhie Hambali, menyatakan bahwa keberhasilan ini ditopang oleh transformasi fundamental, khususnya pada sektor ritel, serta efisiensi operasi dan kedisiplinan pengelolaan keuangan. "Pertumbuhan volume penjualan menunjukkan kemampuan kami mengonversi peluang pemulihan permintaan menjadi pertumbuhan bisnis," ujar Rizki, Jumat 4 September 2026.

‎Di sisi lain, Asosiasi Perusahaan Semen Seluruh Indonesia (ASPERSSI) mencatat permintaan semen domestik mulai menggeliat pada paruh pertama 2026 berkat percepatan belanja infrastruktur pemerintah. Meski demikian, pemulihan belum merata ke seluruh segmen akibat lemahnya daya beli masyarakat serta sektor properti yang belum tumbuh signifikan.

‎‎Perusahaan juga menyiapkan strategi ekspansi ganda dengan memperkuat penetrasi pasar dalam negeri dan memperluas ekspor guna mengoptimalkan kapasitas produksi. Jawa Barat menjadi salah satu fokus utama seiring lonjakan permintaan regional sebesar 7,5% secara tahunan.

‎‎Bersama induk usahanya yakni PT Semen Indonesia (Persero) Tbk atau SIG, perseroan resmi menghidupkan kembali merek ikonik Semen Kujang guna memperkuat relevansi dan pangsa pasar di wilayah tersebut. Sementara itu, untuk meredam dampak kelebihan pasokan di dalam negeri, perseroan memperluas diversifikasi pasar melalui kerja sama strategis dengan Taiheiyo Cement Corporation.

‎‎"Hingga Juni 2026, volume ekspor semen tipe khusus ke Amerika Serikat telah mencapai 97.500 metrik ton. Dengan capaian tersebut kami sampaikan bahwa target keseluruhan mencapai 450 ribu metrik ton hingga akhir tahun," katanya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....