Bincang Ekonomi Unisla Dorong Mahasiswa Kembangkan Potensi Ekonomi Lamongan
- 31 Agt 2026 12:04 WIB
- Tuban
RRI.CO.ID, Lamongan - Topik ekonomi daerah penting untuk memberikan wawasan sekaligus gambaran faktual kepada mahasiswa mengenai perkembangan ekonomi di Lamongan. Hal tersebut disampaikan Bupati Lamongan Yuhronur Efendi saat hadiri Bincang Ekonomi Daerah bertajuk “Dari Kebijakan ke Aksi: Membangun Ekonomi Lamongan yang Berdaya Saing dan Berkelanjutan” di Gedung Pascasarjana Unisla, Senin, 31 Agustus 2026.
Dalam kegiatan tersebut juga dilakukan penandatanganan kerja sama antara Unisla dengan Ketua Kadin Lamongan Aang Djunaedy dan Bendaharan Umum HIPMI Pradita Aditya sekaligus menjadi narasumber dalam kegiatan tersebut. Pak Yes sapaan akrabnya menilai, kegiatan bincang ekonomi daerah penting untuk memberikan wawasan sekaligus gambaran faktual kepada mahasiswa mengenai perkembangan ekonomi di Lamongan.
“Ini baik sekali, memberikan wawasan dan pencerahan kepada teman-teman mahasiswa untuk mendapatkan gambaran secara jelas tentang bagaimana fakta-fakta ekonomi di Kabupaten Lamongan,” ujarnya.
Menurutnya, pemahaman terhadap kondisi ekonomi daerah dapat menjadi modal kepercayaan diri bagi mahasiswa untuk terus berkembang. Terlebih, Lamongan memiliki beragam potensi ekonomi yang masih dapat dikembangkan untuk mendukung pembangunan daerah.
“Ini adalah modal kepercayaan diri bagi mahasiswa untuk terus berkembang ke depan dan meyakini bahwa di Lamongan juga punya potensi besar yang bisa terus dikembangkan,” katanya.
Potensi tersebut perlu terus dikembangkan agar mampu memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat. Kolaborasi antara pemerintah, perguruan tinggi, dunia usaha, dan generasi muda menjadi salah satu kunci dalam mendorong ekonomi Lamongan yang berdaya saing dan berkelanjutan.
Wakil Rektor I Universitas Islam Lamongan (Unisla), Sugeng Dwi Hartantyo mengatakan Bincang Ekonomi Daerah menjadi bagian dari upaya perguruan tinggi untuk mendekatkan mahasiswa dengan persoalan nyata yang dihadapi daerah. Menurutnya, mahasiswa perlu mendapatkan pemahaman secara langsung mengenai kondisi dan potensi ekonomi Lamongan, sehingga tidak hanya memperoleh pengetahuan dari ruang kelas, tetapi juga mampu melihat peluang yang ada di lingkungan sekitar.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin memberikan wawasan kepada mahasiswa tentang bagaimana kondisi ekonomi di Kabupaten Lamongan, sekaligus melihat potensi yang bisa dikembangkan ke depan,” ujar Sugeng.
Ia berharap forum tersebut dapat mendorong mahasiswa untuk memiliki keberanian dalam mengembangkan gagasan dan mengambil peran dalam pembangunan ekonomi daerah. Sugeng menilai, sinergi antara pemerintah daerah dan perguruan tinggi menjadi penting dalam menciptakan sumber daya manusia yang mampu menjawab tantangan ekonomi sekaligus melahirkan inovasi yang memberikan manfaat bagi masyarakat.
“Mahasiswa ini harus menjadi bagian dari pembangunan. Tidak hanya menjadi penonton, tetapi mampu menangkap peluang, berinovasi, dan nantinya memberikan kontribusi bagi kemajuan ekonomi Lamongan,” tuturnya.
Dengan pemahaman terhadap potensi dan fakta ekonomi daerah, generasi muda diharapkan mampu melahirkan gagasan serta inovasi yang dapat menjawab kebutuhan pembangunan Lamongan ke depan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....