Pastikan Dana Santunan Produktif, BPJS Ketenagakerjaan Luncurkan Progam PEKA
- 20 Jul 2026 17:16 WIB
- Tuban
RRI.CO.ID, Tuban – BPJS Ketenagakerjaan bersama PT Solusi Bangun Indonesia (SBI) Tbk Pabrik Tuban resmi meluncurkan program Pemberdayaan Ekonomi dan Kemandirian (PEKA) pada Senin, 20 Juli 2025. Inisiatif ini dirancang untuk memanfaatkan dana santunan kematian agar lebih produktif dan berorientasi pada keberlanjutan ekonomi keluarga.
Selama ini, dana santunan kematian sering kali habis untuk kebutuhan konsumtif jangka pendek. Melalui program PEKA, dana tersebut diarahkan menjadi modal usaha yang dikelola secara profesional oleh para ahli waris pekerja yang ditinggalkan, melalui pelatihan Videografi dan Pembuatan Kue.
Kepala Kantor Wilayah BPJS Ketenagakerjaan Jawa Timur, Irvansyah Utoh Banja, menjelaskan bahwa program ini hadir sebagai solusi atas tantangan nyata di lapangan. Ia menyadari bahwa kewajiban utama BPJSTK adalah memastikan hak santunan tersampaikan, namun diperlukan pendampingan agar ekonomi keluarga tetap terjaga setelah kehilangan tulang punggung.
"Kami tidak hanya menyerahkan santunan, tetapi juga bertindak sebagai fasilitator yang menghubungkan ahli waris dengan mitra strategis. Kami menerapkan konsep 3P, yakni Pelatihan, Produktif, dan Profit, agar mereka mendapatkan keterampilan teknis, pendampingan usaha, hingga akses ke pasar digital," ujar Irvansyah.
Di sisi lain, dukungan penuh datang dari pihak industri. General Manager PT SBI Tbk, Priyatno, menyatakan bahwa pihaknya telah mengintegrasikan program PEKA ke dalam strategi pemberdayaan ekonomi perusahaan. Fokus utama SBI adalah mengawal para peserta hingga benar-benar mandiri.
"Kolaborasi ini menjadi solusi krusial bagi kendala modal yang sering dihadapi oleh pelaku usaha binaan di wilayah Ring 1 perusahaan. Dengan adanya dukungan dari BPJS Ketenagakerjaan, SBI akan fokus mengoptimalkan aspek pendampingan usaha serta perluasan jangkauan pemasaran produk," jelas Priyatno.
Ditambahkan oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah (Sekda) Pemerintah Kabupaten Tuban, Agus Wijaya, mengatakan jika pemerintah daerah akan terus memberikan dukungan kepada seluruh pelaku usaha termasuk ahli waris BPJSTK. Hal itu dapat dibuktikan melalui dorongan pemasaran produk mereka hingga ke ritel modern.
"Nantinya akan tetap ada monev, tapi seluruh produk akan kami dorong untuk memasarkan ke ritel modern hingga pasar digital. Tentu pemerintah daerah akan membersamai mereka agar lebih berdaya," katanya.
Melalui sinergi ini, para ahli waris diharapkan tidak hanya mampu bertahan secara ekonomi saja. Namun juga berkembang menjadi pelaku usaha yang tangguh dan mandiri di tengah tantangan pasar saat ini.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....